Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud <p class="" data-start="103" data-end="390"><em data-start="103" data-end="149">Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini</em> is an open-access, peer-reviewed journal published by Universitas Negeri Malang. The journal aims to serve as a platform for publication and a reliable source of information on current developments in the field of early childhood education.</p> <p class="" data-start="392" data-end="668">JPAUD is indexed in Dimension, GARUDA, and Google Scholar, reflecting its growing visibility and academic impact. It is intended for a wide audience including academics, practitioners, teachers, students, parents, and communities with an interest in early childhood education.</p> <p class="" data-start="670" data-end="1000">The journal accepts original articles related exclusively to the field of early childhood education. Submissions may employ either quantitative or qualitative research approaches, and can utilize a variety of research designs such as systematic literature review (SLR), action research, experimental studies, case studies, and research and development (R&amp;D) studies.</p> <p class="" data-start="1002" data-end="1054">JPAUD is published biannually, in March and October.</p> en-US [email protected] (Rosyidamayani Twinsari Maningtyas) [email protected] (Ajeng Putri Pratiwi) Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Efektivitas Lembar Kerja Anak Berbasis Canva dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia 5–6 Tahun https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/3489 <p>This study aims to examine the effectiveness of Canva-based worksheets in improving learning interest among early childhood students aged 5–6 years at KB Nurul Istiqomah, Hulu Gurung District. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest model. The participants consisted of six children selected through purposive sampling. Learning interest was measured using four indicators: enjoyment, attention, interest, and engagement, assessed through an observation sheet with a three-point scale. The results showed a significant increase in children's learning interest after the intervention. The mean pretest score was 5.17, which increased to 9.00 in the posttest. The paired sample t-test indicated a significance value of 0.000 (p &lt; 0.05), confirming a statistically significant difference between pretest and posttest scores. These findings suggest that Canva-based worksheets are effective in enhancing learning interest among early childhood learners. The visual and interactive features of Canva contribute to increased engagement and active participation during learning activities.</p> <p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas lembar kerja anak berbasis Canva dalam meningkatkan minat belajar anak usia 5–6 tahun di KB Nurul Istiqomah Kecamatan Hulu Gurung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah enam anak yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Minat belajar diukur melalui empat indikator, yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan, menggunakan lembar observasi dengan skala tiga tingkat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar yang signifikan setelah pemberian perlakuan. Nilai rata-rata pretest sebesar 5,17 meningkat menjadi 9,00 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa lembar kerja berbasis Canva efektif dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Fitur visual dan interaktif dalam Canva mampu meningkatkan keterlibatan serta partisipasi aktif anak selama proses pembelajaran.</p> Saputri Samdriani, Yuniarti, Firdaus Zarin Copyright (c) 2026 Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/3489 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Pendekatan Terintegrasi https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/3946 <p>This study examines the implementation of character education in early childhood within a rural context, focusing on teachers’ strategies, parental involvement, and emerging challenges in the digital era. Character education plays a crucial role in shaping children’s social, emotional, and moral development; however, its implementation often faces contextual constraints, particularly in underexplored rural settings. This research employed a descriptive qualitative approach conducted at PAUD Intan Permai, Mentebah District, involving three teachers and twelve children as research subjects. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. Data validity was ensured through source and technique triangulation as well as member checking. The findings reveal that character education is implemented through an integrated approach combining play-based learning, storytelling, singing, modeling, and habituation. Key values developed include honesty, responsibility, cooperation, empathy, discipline, and respect. Teachers’ role modeling emerges as a central mechanism in facilitating value internalization, supported by informal yet consistent communication with parents. However, challenges remain, including inconsistent parenting practices, limited parental involvement, and the influence of digital media on children’s behavior. This study contributes to the understanding of context-based character education in early childhood by highlighting the importance of integrated pedagogical approaches and home–school collaboration. The findings also emphasize the need for adaptive strategies in addressing challenges posed by the digital environment.</p> <p> </p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter pada anak usia dini dalam konteks wilayah pedesaan, dengan fokus pada strategi guru, keterlibatan orang tua, serta tantangan yang muncul di era digital. Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan sosial, emosional, dan moral anak, namun implementasinya sering menghadapi berbagai kendala kontekstual yang belum banyak dikaji, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di PAUD Intan Permai Kecamatan Mentebah dengan melibatkan tiga orang guru dan dua belas anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai karakter dilakukan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup kegiatan bermain, bercerita, bernyanyi, keteladanan, dan pembiasaan. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, empati, disiplin, dan sopan santun. Keteladanan guru menjadi mekanisme utama dalam internalisasi nilai, yang diperkuat melalui komunikasi dengan orang tua. Namun demikian, implementasi masih menghadapi hambatan, seperti perbedaan pola asuh, keterbatasan keterlibatan orang tua, serta pengaruh media digital terhadap perilaku anak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pendidikan karakter berbasis konteks lokal, serta menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran terintegrasi dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menghadapi tantangan pendidikan karakter di era digital</p> Riska Ardila, Yuniarti, Sudarti Copyright (c) 2026 Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/3946 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Media Ubleg dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5–6 Tahun https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4734 <p>Fine motor skills are a crucial aspect of early childhood development as they support school readiness, particularly in writing and other academic activities. However, preliminary observations at TK Dharma Wanita Pakel Montong indicated that several children aged 5–6 years had not yet developed optimal fine motor coordination. This study aimed to determine the effect of the ubleg media, a traditional game modified as a structured learning tool, on children’s fine motor skills. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The sample consisted of 30 children divided into an experimental group (15) and a control group (15). Data were collected through observation sheets and analyzed using descriptive and comparative statistics. The results showed that the experimental group’s mean score increased significantly from 27.67 (pretest) to 38.00 (posttest), while the control group showed only a slight increase from 27.40 to 28.73. The independent t-test revealed a significant difference between the two groups (t = 10.49; p &lt; 0.001), with a very large effect size (Cohen’s d = 3.83). These findings indicate that ubleg media is highly effective in enhancing fine motor skills in early childhood. This study contributes to the development of culturally-based learning media in early childhood education.</p> <p>Keterampilan motorik halus merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berperan dalam kesiapan sekolah, terutama dalam aktivitas menulis dan kegiatan akademik lainnya. Hasil observasi awal di TK Dharma Wanita Pakel Montong menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media ubleg sebagai permainan tradisional yang dimodifikasi menjadi media pembelajaran terstruktur terhadap keterampilan motorik halus anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 30 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (15 anak) dan kelompok kontrol (15 anak). Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen meningkat signifikan dari 27,67 menjadi 38,00, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 27,40 menjadi 28,73. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 10,49; p &lt; 0,001) dengan nilai effect size yang sangat besar (Cohen’s d = 3,83). Temuan ini menunjukkan bahwa media ubleg sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini serta memberikan kontribusi pada pengembangan media pembelajaran berbasis kearifan lokal.</p> Dian Marisa Ulfa Liana, Elviana, Lilis Nur Rochmah, Ulya Ainur Rofi’ah Copyright (c) 2026 Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4734 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Teknik Modeling Guru dalam Pembentukan Perilaku Moral Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4185 <p>Moral development in early childhood is a fundamental aspect that requires appropriate educational strategies, particularly through experiential and observational learning. Previous studies have emphasized the role of teacher exemplification in character education; however, limited research has specifically examined the concrete implementation of teacher modeling techniques, especially in playgroup settings. This study aims to analyze the implementation of teacher modeling techniques and their contribution to the formation of moral behavior in early childhood. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The participants consisted of teachers and children in a playgroup setting. Data were collected through observation, interviews, and documentation, focusing on verbal and nonverbal modeling practices demonstrated by teachers and the resulting moral behaviors of children. Data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that consistent teacher modeling plays a significant role in fostering children's moral behavior, including politeness, responsibility, empathy, cooperation, and sharing. Children tend to imitate behaviors demonstrated directly by teachers in daily learning activities, indicating that observational learning is highly effective at this developmental stage. The study highlights that both verbal and nonverbal modeling are critical in supporting moral internalization among young children.This study contributes to the literature by providing a more detailed understanding of how modeling techniques are implemented in early childhood education, particularly in playgroup contexts. The findings also offer practical implications for teachers in designing effective moral learning strategies through consistent and intentional modeling practices.</p> <p>Perkembangan moral pada anak usia dini merupakan aspek fundamental yang memerlukan strategi pembelajaran yang tepat, terutama melalui proses pengalaman langsung dan pengamatan. Penelitian sebelumnya telah banyak menyoroti peran keteladanan guru dalam pendidikan karakter, namun kajian yang secara khusus mengkaji implementasi teknik modeling secara konkret, khususnya pada konteks Kelompok Bermain, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknik modeling guru serta kontribusinya terhadap pembentukan perilaku moral anak usia dini.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak usia dini di Kelompok Bermain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan fokus pada bentuk modeling verbal dan nonverbal yang ditampilkan guru serta perilaku moral anak yang muncul. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik modeling guru secara konsisten berperan signifikan dalam membentuk perilaku moral anak, seperti sikap sopan, tanggung jawab, empati, kerja sama, dan perilaku berbagi. Anak cenderung meniru perilaku yang ditunjukkan secara langsung oleh guru dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari, yang menunjukkan bahwa pembelajaran observasional sangat efektif pada tahap perkembangan ini. Temuan juga menunjukkan bahwa modeling verbal dan nonverbal memiliki peran penting dalam proses internalisasi nilai moral anak. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian mengenai implementasi teknik modeling dalam pendidikan anak usia dini, khususnya pada konteks Kelompok Bermain. Selain itu, hasil penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran moral yang efektif melalui keteladanan yang konsisten dan terencana.</p> miftahul Suroh, Karina Copyright (c) 2026 Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4185 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000 Dampak Kekerasan Psikologis dalam Keluarga terhadap Pencapaian STPPA Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4158 <p>This study aims to analyze the impact of psychological violence in the family on the achievement of Early Childhood Development Standards (STPPA). This research employs a systematic literature review approach by analyzing national and international journal articles published between 2015 and 2025. Data sources were obtained through scientific databases such as Google Scholar and Sinta using keywords related to psychological violence, early childhood development, and STPPA. The selected articles were screened based on inclusion criteria and relevance to the research focus.The results indicate that psychological violence in the family has a significant impact on multiple aspects of child development, particularly social-emotional, language, and cognitive development. Children exposed to psychological violence tend to experience anxiety, low self-esteem, difficulties in emotional regulation, and communication barriers. These conditions contribute to lower achievement of STPPA indicators, especially in social-emotional, language, and moral domains. Furthermore, the long-term effects may influence children's ability to interact socially, solve problems, and develop self-control.These findings highlight the importance of a safe and supportive family environment in optimizing early childhood development. Therefore, active involvement of early childhood educators and counselors is essential through early screening, effective parent communication, and the implementation of family counseling services to prevent and address psychological violence.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kekerasan psikologis dalam keluarga terhadap pencapaian Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) pada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur sistematis dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2015–2025. Sumber data diperoleh melalui penelusuran database ilmiah seperti Google Scholar dan Sinta dengan menggunakan kata kunci terkait kekerasan psikologis, perkembangan anak usia dini, dan STPPA. Artikel yang dipilih diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan relevansi terhadap fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan psikologis dalam keluarga berdampak signifikan terhadap berbagai aspek perkembangan anak, terutama pada aspek sosial emosional, bahasa, dan kognitif. Anak yang mengalami kekerasan psikologis cenderung menunjukkan gejala kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, kesulitan dalam mengelola emosi, serta hambatan dalam kemampuan berkomunikasi. Kondisi tersebut berimplikasi pada rendahnya pencapaian indikator STPPA, khususnya dalam aspek sosial emosional, bahasa, dan moral. Selain itu, dampak jangka panjang dapat memengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi sosial, memecahkan masalah, dan mengembangkan kontrol diri. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan keluarga yang aman dan suportif memiliki peran penting dalam mendukung optimalisasi perkembangan anak usia dini. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif pendidik dan konselor melalui skrining dini, penguatan komunikasi dengan orang tua, serta implementasi layanan bimbingan dan konseling keluarga untuk mencegah dan menangani kekerasan psikologis.</p> Kamilatul Hidayah, Nur Inaya Fikasari Copyright (c) 2026 Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jpaud/article/view/4158 Tue, 31 Mar 2026 00:00:00 +0000