Pemberdayaan Pemuda Berbasis Pengolahan Sampah Menjadi Rupiah Pada Karangtaruna Forzela

Authors

  • Tri 'Ulya Qodriyati Universitas Negeri Surabaya
  • Savira Widya Puspitasari Universitas Negeri Malang
  • Yuli Kartika Efendi Universitas PGRI Banyuwangi
  • Monica Widyaswari Universitas Negeri Surabaya
  • Tisya Fajriatus Salim Universitas Negeri Surabaya
  • Zahwa Islami Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.17977/um041v20i12025p23-34

Keywords:

Pengolahan Sampah, Karang Taruna, Ekonomi Kreatif, Pemuda

Abstract

Waste is an environmental problem that continues to increase and requires attention in various regions. Youth have an important role in addressing this problem as agents of change, especially through empowerment in waste management. Karangtaruna Forzela, as a youth organization, plays a strategic role in raising awareness and encouraging real action for waste management. This research aims to explore how youth empowerment in Karangtaruna Forzela through processing waste into products of economic value, turning waste into a source of income to improve welfare and environmental awareness. This research uses a qualitative approach with a descriptive method and was carried out in Karangtaruna Forzela, Selojari Village, Klambu District, Grobogan Regency, for two months, from January to February 2025. The main data sources are members of Karangtaruna Forzela, and related parties in waste management. Data collection techniques include in-depth interviews, participatory observations, and documentation. The data was analyzed using thematic analysis techniques to identify emerging patterns. The results of the study show that youth empowerment in Karangtaruna Forzela has succeeded in increasing environmental awareness and active participation in waste management. Youth have succeeded in processing styrofoam waste into products of economic value through training and mentoring. This activity also creates new income opportunities for members, which has an impact on improving economic welfare. Similar programs can be adopted to increase the capacity of youth in managing waste sustainably and create economic opportunities for the community.

 

Sampah merupakan masalah lingkungan yang terus meningkat dan membutuhkan perhatian di berbagai daerah. Pemuda memiliki peran penting dalam mengatasi masalah ini sebagai agen perubahan, terutama melalui pemberdayaan dalam pengolahan sampah. Karangtaruna Forzela, sebagai organisasi pemuda, memainkan peran strategis dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata untuk pengelolaan sampah. Penelitian ini bertujuan menggali bagaimana pemberdayaan pemuda di Karangtaruna Forzela melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, mengubah sampah menjadi sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di Karangtaruna Forzela, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, selama dua bulan, dari Januari hingga Februari 2025. Sumber data utama adalah anggota Karangtaruna Forzela, dan pihak terkait dalam pengelolaan sampah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pemuda di Karangtaruna Forzela berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan dan partisipasi aktif dalam pengolahan sampah. Pemuda berhasil mengolah sampah styrofoam menjadi produk bernilai ekonomi melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan ini juga menciptakan peluang pendapatan baru bagi anggota, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi. Program serupa dapat diadopsi untuk meningkatkan kapasitas pemuda dalam mengelola sampah secara berkelanjutan dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Downloads

Published

2025-05-28

Issue

Section

Articles