Pengembangan E-Book Interaktif Berbasis Android Pada Pelatihan TIK di BLK Sambas
DOI:
https://doi.org/10.17977/um041v19i22024p69–78Keywords:
e-book interaktif, pelatihan TIK, TAMAbstract
Abstract
Interactive e-books are electronic books that offer a more dynamic learning experience as readers can interact with provided features to understand learning materials in a detailed and holistic manner. This study aims to develop an Android-based interactive e-book for ICT training using the ADDIE model, to assess participant responses, and to determine the difference in responses between female and male participants. The method used is Research and Development (R&D). The research subjects were 90 ICT training participants and instructors at BLK Sambas. Data collection techniques included literature review, document analysis, instructional analysis, interviews, and questionnaires. Qualitative data analysis used the Miles and Huberman model approach, while quantitative analysis employed the Technology Acceptance Model (TAM) response questionnaire. The results of data analysis using Mann-Whitney test on participant responses showed a medium category positive response (68%) and indicated that female participants' responses (3.70) were slightly higher than male participants (3.20), meaning the responses were relatively similar between the two gender groups with no significant difference. The contribution of this research is the development of interactive learning media that can be applied to similar training to improve the quality of the learning process.
Abstrak
E-book interaktif adalah buku elektronik yang menawarkan pengalaman belajar yang lebih dinamis karena pembaca dapat melakukan aksi dengan fitur yang disediakan untuk memahami materi pembelajaran secara detail dan holistik (menyeluruh). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book interaktif berbasis Android untuk pelatihan TIK menggunakan model ADDIE, mengetahui respon peserta, dan mengetahui perbedaan respon antara peserta wanita dan pria. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah peserta pelatihan TIK di BLK Sambas berjumlah 90 peserta pelatihan dan instruktur. Teknik pengumpulan data melalui kajian literatur, analisis dokumen, analisis instruksional, wawancara, dan angket. Teknik analisis data secara kualitatif menggunakan pendekatan dari model Miles dan Huberman, dan secara kuantitatif dengan angket respon Technology Acceptance Model (TAM). Hasil analisis data menggunakan Mann whitney pada respon peserta menunjukkan respon positif kategori menengah (68%) dan menunjukkan respon peserta wanita (3,70) sedikit lebih tinggi dibandingkan pria (3,20), yang berarti respon relatif sama antara kedua kelompok gender atau tidak berbeda secara signifikan. Kontribusi penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan pada pelatihan sejenis untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.




