Analisis Implementasi Program Pendidikan Nonformal Untuk Anak Negeri di Sanggar Alang-Alang Surabaya

Authors

  • Nurul Yani Universitas Negeri Surabaya
  • Sjafiatul Mardliyah Universitas Negeri Surabaya
  • Rivo Nugroho Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Sanggar Alang-Alang, Anak Jalanan, Pendidikan Nonformal

Abstract

Abstract

Non-formal education is the only education that is needs-based and tailored to the special needs of street children. The aim of this research is to analyze the status of non-formal education implementation for street children. The research method used in this research is a qualitative survey to obtain detailed data regarding non-formal education for street children at Sanggar Alang-Alang.
The qualitative technique conducted in this research is interview, observations, data presentation, and conclusion drawing. The findings show that the education process for marginals or street children takes place on the streets because non-formal education can be flexibly adapted to the situation of the street children and can be adjusted to the agreed learning contract. This thing
happened because street children have busy lives so the facilitator can address the needs of the street children. Based on the findings in this research, it can be concluded that the implementation of non formal education at Sanggar Alang-Alang shows good results, as seen from the beginning of the implementation of the non-formal education program which includes 10 elements of community
education benchmarks. The educational program is prepared according to the needs, talents and interests of the learning community and used not only playful learning method but through practice and habituation as well as direct socialization.

 

Abstrak

Pendidikan Nonformal merupakan Pendidikan yang berbasis kebutuhan dan disesuaikan dengan kebutuhan khusus anak jalanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis status penyelenggaraan Pendidikan nonformal pada anak jalanan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei kualitatif untuk memeperoleh data yang lebih spesifik dan rinci mengenai Pendidikan nonformal bagi anak di Sanggal Alang-Alang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, penyajian, data dan penarik kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa proses pendidikan dibawah marginal atau anak jalanan berlangsung di jalanan, karena pendidikan nonformal disesuaikan secara fleksibel dengan situasi anak jalanan itu sendiri dan disesuaikan dengan kontrak belajar yang disepakati. Hal ini dikarenakan anak jalanan sendiri mempunyai kesibukan sehingga pemateri dapat menyikapi situasi anak jalanan sesuai dengan kebutuhanua. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pendidikan nonformal pada Sanggar Alang-Alang menunjukkan hasil yang baik, terlihat dari awal penyelenggaraan program pendidikan nonformal mencakup 10 unsur tolak ukur pendidikan masyarakat. penyusunan program disesuaikan dengan kebutuhan, bakat, dan minat masyarakat belajar. Metode pembelejaranya main-main, tetapi juga melalui praktik dan sosialisasi langsung.

Downloads

Published

2025-08-12

Issue

Section

Articles