Increasing Management Effectiveness of Non-Formal Education Management in Community Learning Activity Centers
DOI:
https://doi.org/10.17977/um041v19i12024p55-68Keywords:
Management, Community Learning Activity CenterAbstract
Abstract
Non-Formal Education is a solution for children and adults who have dropped out of school. Apart from that, with Non-Formal Education, educational services can serve anyone, because obtaining education, science and knowledge can be done in formal or non-formal ways. The education management process includes planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating. Through good planning, it is hoped that PKBM can become a truly effective forum for community empowerment, so that it can improve the quality of life of the community as expected and ultimately be able to improve the quality of human resources as a whole. The general aim of this research is to determine the effectiveness of PKBM management. The specific aim of this research is to determine the effectiveness of planning, organizing, implementing, controlling and evaluating PKBM. This research method is evaluative, collecting data through interviews, observation and documentation. The results of this research show that the effectiveness of management in PKBM Sejahtera Insan Indonesia in East Barito Regency, South Kalimantan is effective, both from planning analysis, organization, implementation, control and evaluation due to management. In accordance with PKBM management standards and based on analysis standards for PKBM Sejahtera Insan Indonesia in East Barito Regency, South Kalimantan, it received a score of 100%, which means all aspects are effective. The management carried out at PKBM Sejahtera Insan Indonesia is running according to initial planning.
Abstrak
Pendidikan Nonformal merupakan solusi bagi anak-anak dan orang dewasa yang putus sekolah. Selain itu, dengan Pendidikan Nonformal, pelayanan pendidikan dapat melayani siapa saja, karena memperoleh pendidikan, ilmu pengetahuan dan ilmu pengetahuan dapat dilakukan secara formal atau nonformal. Proses pengelolaan pendidikan meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi. Melalui perencanaan yang baik, diharapkan PKBM dapat menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang benar-benar efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai harapan dan pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengelolaan PKBM. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi PKBM. Metode penelitian ini bersifat evaluatif, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan di PKBM Sejahtera Insan Indonesia di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Selatan efektif, baik dari analisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi karena pengelolaan. Sesuai dengan standar pengelolaan PKBM dan berdasarkan standar analisis PKBM Sejahtera Insan Indonesia di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Selatan, mendapatkan skor 100%, yang berarti semua aspek efektif. Pengelolaan yang dilakukan di PKBM Sejahtera Insan Indonesia berjalan sesuai perencanaan awal.




