STRATEGI PROMOSI PPDB BERDASARKAN ZONASI DI SD NEGERI DAN SWASTA

Authors

  • Mamlu’atul Azizah Universitas Negeri Malang
  • Sutansi
  • Esti Untari Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/wsd.v29i1.3130

Keywords:

strategi promosi, PPDB, zonasi

Abstract

Abstrak: Sekolah dasar mer upakan jenjang pendidikan dasar yang membuka kegiatan PPDB pada bulan Mei setiap tahunnya. PPDB pada seluruh jenjang dipengaruhi dengan adanya kebijakan zonasi untuk pemerataan dan menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi berdasarkan zonasi yang diterap kan di S D baik negeri ma upun swasta di D esa Ngadiluwih dan jumlah peserta didik baru berdasarkan zonasi di SD se - Desa Ngadiluwih. Rumusan masalah pada penelitian yaitu mengetahui strategi promosi dan jumlah peserta didik yang bersekolah di SD negeri dan s wasta di Desa Ngadiluwih dengan adanya kebijakan zonasi. P enelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deng an jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, angket, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukk an bahwa penggunaan bauran promosi di SD negeri dan swasta di Desa Ngadiluwih sangat beragam. Bauran promosi yang digunakan yaitu komunikasi pribadi, perikalanan, publisitas, materi interaksional dan desain orgaisasi. Jumlah peserta didik baru tahun pelaja ran 2019/ 2020 yang bersekolah di SDN Ngadilu wih 1 berjumlah 55 peserta didi , SDN Ngadiluwih 2 berjumlah 23 peserta didik, SDN Ngadiluwih 3 berjumlah 11 peserta didik, SD Muhamm adiyah 1 Ngadiluwih berjumlah 6 , dan MI Riyadlotul Uqul berjumlah 29 peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bauran promosi yang digunakan sangat beragam, serta dengan adanya kebijakan zonasi memiliki pengaruh pada kegiatan PPDB di SD negeri tapi tidak dengan SD swasta di Desa Ngadilu wih

Author Biographies

Mamlu’atul Azizah, Universitas Negeri Malang

Abstrak: Sekolah dasar mer upakan jenjang pendidikan dasar yang membuka kegiatan PPDB pada bulan Mei setiap tahunnya. PPDB pada seluruh jenjang dipengaruhi dengan adanya kebijakan zonasi untuk pemerataan dan menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi berdasarkan zonasi yang diterap kan di S D baik negeri ma upun swasta di D esa Ngadiluwih dan jumlah peserta didik baru berdasarkan zonasi di SD se - Desa Ngadiluwih. Rumusan masalah pada penelitian yaitu mengetahui strategi promosi dan jumlah peserta didik yang bersekolah di SD negeri dan s wasta di Desa Ngadiluwih dengan adanya kebijakan zonasi. P enelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deng an jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, angket, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukk an bahwa penggunaan bauran promosi di SD negeri dan swasta di Desa Ngadiluwih sangat beragam. Bauran promosi yang digunakan yaitu komunikasi pribadi, perikalanan, publisitas, materi interaksional dan desain orgaisasi. Jumlah peserta didik baru tahun pelaja ran 2019/ 2020 yang bersekolah di SDN Ngadilu wih 1 berjumlah 55 peserta didi , SDN Ngadiluwih 2 berjumlah 23 peserta didik, SDN Ngadiluwih 3 berjumlah 11 peserta didik, SD Muhamm adiyah 1 Ngadiluwih berjumlah 6 , dan MI Riyadlotul Uqul berjumlah 29 peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bauran promosi yang digunakan sangat beragam, serta dengan adanya kebijakan zonasi memiliki pengaruh pada kegiatan PPDB di SD negeri tapi tidak dengan SD swasta di Desa Ngadilu wih

Sutansi

Abstrak: Sekolah dasar mer upakan jenjang pendidikan dasar yang membuka kegiatan PPDB pada bulan Mei setiap tahunnya. PPDB pada seluruh jenjang dipengaruhi dengan adanya kebijakan zonasi untuk pemerataan dan menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi berdasarkan zonasi yang diterap kan di S D baik negeri ma upun swasta di D esa Ngadiluwih dan jumlah peserta didik baru berdasarkan zonasi di SD se - Desa Ngadiluwih. Rumusan masalah pada penelitian yaitu mengetahui strategi promosi dan jumlah peserta didik yang bersekolah di SD negeri dan s wasta di Desa Ngadiluwih dengan adanya kebijakan zonasi. P enelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deng an jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, angket, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukk an bahwa penggunaan bauran promosi di SD negeri dan swasta di Desa Ngadiluwih sangat beragam. Bauran promosi yang digunakan yaitu komunikasi pribadi, perikalanan, publisitas, materi interaksional dan desain orgaisasi. Jumlah peserta didik baru tahun pelaja ran 2019/ 2020 yang bersekolah di SDN Ngadilu wih 1 berjumlah 55 peserta didi , SDN Ngadiluwih 2 berjumlah 23 peserta didik, SDN Ngadiluwih 3 berjumlah 11 peserta didik, SD Muhamm adiyah 1 Ngadiluwih berjumlah 6 , dan MI Riyadlotul Uqul berjumlah 29 peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bauran promosi yang digunakan sangat beragam, serta dengan adanya kebijakan zonasi memiliki pengaruh pada kegiatan PPDB di SD negeri tapi tidak dengan SD swasta di Desa Ngadilu wih

Esti Untari, Universitas Negeri Malang

Abstrak: Sekolah dasar mer upakan jenjang pendidikan dasar yang membuka kegiatan PPDB pada bulan Mei setiap tahunnya. PPDB pada seluruh jenjang dipengaruhi dengan adanya kebijakan zonasi untuk pemerataan dan menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi berdasarkan zonasi yang diterap kan di S D baik negeri ma upun swasta di D esa Ngadiluwih dan jumlah peserta didik baru berdasarkan zonasi di SD se - Desa Ngadiluwih. Rumusan masalah pada penelitian yaitu mengetahui strategi promosi dan jumlah peserta didik yang bersekolah di SD negeri dan s wasta di Desa Ngadiluwih dengan adanya kebijakan zonasi. P enelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deng an jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, angket, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukk an bahwa penggunaan bauran promosi di SD negeri dan swasta di Desa Ngadiluwih sangat beragam. Bauran promosi yang digunakan yaitu komunikasi pribadi, perikalanan, publisitas, materi interaksional dan desain orgaisasi. Jumlah peserta didik baru tahun pelaja ran 2019/ 2020 yang bersekolah di SDN Ngadilu wih 1 berjumlah 55 peserta didi , SDN Ngadiluwih 2 berjumlah 23 peserta didik, SDN Ngadiluwih 3 berjumlah 11 peserta didik, SD Muhamm adiyah 1 Ngadiluwih berjumlah 6 , dan MI Riyadlotul Uqul berjumlah 29 peserta didik. Sehingga dapat disimpulkan bauran promosi yang digunakan sangat beragam, serta dengan adanya kebijakan zonasi memiliki pengaruh pada kegiatan PPDB di SD negeri tapi tidak dengan SD swasta di Desa Ngadilu wih

Downloads

Published

2025-06-23

Issue

Section

Articles