KESULITAN BELAJAR MEMBACA (DYSLEXIA)PADA SISWA KELAS III(STUDI KASUS DI SEKOLAH DASAR NEGERI 10 MIAU MERAH)

Authors

  • Fransisca STKIP Persada Khatulistiwa
  • Agustina Weni Astuti STKIP Persada Khatulistiwa

DOI:

https://doi.org/10.17977/wsd.v29i1.3134

Keywords:

Kesulitas belajar membaca, dyslexia, siswa Sekolah Dasar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kan kesulitan belajar membaca (dyslexia) pada siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III , orang tua, guru kelas III, kepala sekolah dan keluarga terdekat subyek. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawa ncara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempe ngaruhi kesulitan belajar yaitu : (1) faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis yg menunju kkan bahwa kelahiran prematur yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh tidak normal , kesehatan terganggu sering kejang - kejang dan pingsan serta pandangan mata terlihat juling dan faktor p sikologis yaitu subyek kurang bisa bersosialisasi sehingga tidak bisa men yesuaikkan diri dengan situasi dan kondisi sekitarnya . (2) Faktor eksternal terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga yang ditemukan bahwa k akek dan nenek subyek yang mengalami kesulitan membaca ; lingkungan sekolah menunjukkan bahwa subyek kebingungan k etika diminta membaca oleh gurunya sehingga subyek tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru jika tidak dibimbing oleh guru; dan l ingkungan m asyarakat menunjukkan bahwa subyek lebih cenderung memilih untuk menyendiri. Sehingga dapat disimpulk an bahwa subyek mengal ami kesulitan belajar membaca (dyslexia)

Author Biographies

Fransisca, STKIP Persada Khatulistiwa

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kan kesulitan belajar membaca (dyslexia) pada siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III , orang tua, guru kelas III, kepala sekolah dan keluarga terdekat subyek. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawa ncara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempe ngaruhi kesulitan belajar yaitu : (1) faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis yg menunju kkan bahwa kelahiran prematur yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh tidak normal , kesehatan terganggu sering kejang - kejang dan pingsan serta pandangan mata terlihat juling dan faktor p sikologis yaitu subyek kurang bisa bersosialisasi sehingga tidak bisa men yesuaikkan diri dengan situasi dan kondisi sekitarnya . (2) Faktor eksternal terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga yang ditemukan bahwa k akek dan nenek subyek yang mengalami kesulitan membaca ; lingkungan sekolah menunjukkan bahwa subyek kebingungan k etika diminta membaca oleh gurunya sehingga subyek tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru jika tidak dibimbing oleh guru; dan l ingkungan m asyarakat menunjukkan bahwa subyek lebih cenderung memilih untuk menyendiri. Sehingga dapat disimpulk an bahwa subyek mengal ami kesulitan belajar membaca (dyslexia)

Agustina Weni Astuti, STKIP Persada Khatulistiwa

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi kan kesulitan belajar membaca (dyslexia) pada siswa kelas III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas III , orang tua, guru kelas III, kepala sekolah dan keluarga terdekat subyek. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawa ncara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan interactive model dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang mempe ngaruhi kesulitan belajar yaitu : (1) faktor internal yang terdiri dari faktor fisiologis yg menunju kkan bahwa kelahiran prematur yang mengakibatkan pertumbuhan tubuh tidak normal , kesehatan terganggu sering kejang - kejang dan pingsan serta pandangan mata terlihat juling dan faktor p sikologis yaitu subyek kurang bisa bersosialisasi sehingga tidak bisa men yesuaikkan diri dengan situasi dan kondisi sekitarnya . (2) Faktor eksternal terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga yang ditemukan bahwa k akek dan nenek subyek yang mengalami kesulitan membaca ; lingkungan sekolah menunjukkan bahwa subyek kebingungan k etika diminta membaca oleh gurunya sehingga subyek tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru jika tidak dibimbing oleh guru; dan l ingkungan m asyarakat menunjukkan bahwa subyek lebih cenderung memilih untuk menyendiri. Sehingga dapat disimpulk an bahwa subyek mengal ami kesulitan belajar membaca (dyslexia)

Downloads

Published

2025-06-23

Issue

Section

Articles