Efikasi Diri dan Gaya Komunikasi terhadap Efektivitas Pembelajaran: Peran Mediasi Pamong Belajar di SKB Jawa Timur

Authors

  • Ratih Pratidinata universitas negeri malang
  • Umi Dayati Universitas Negeri Malang
  • Lasi Purwito Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/um041v21i12026p74-85

Keywords:

gaya komunikasi, efikasi diri, pamong belajar, efektivitas pembelajaran, SKB, Sanggar Kegiatan Belajar

Abstract

Abstract

This study aims to examine the influence of tutor self-efficacy and communication style on learning effectiveness, mediated by the role of pamong belajar across SKBs in East Java. The research involved a sample of 110 tutors who were selected using a multistage random sampling technique, with primary data collected through questionnaire responses. Validity was tested using the content and construct validity, and reliability was assessed using Cronbach’s alpha. Data were analyzed using path analysis, preceded by classical assumption tests including normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The findings indicate that self-efficacy has a direct effect on learning effectiveness of 0.212 and an indirect effect through the role of pamong belajar of 0.145. Communication style has a direct effect on learning effectiveness of 0.436 and an indirect effect through pamong belajar of 0.124. Both mediation effects are statistically significant, suggesting that pamong belajar functions as a partial mediator that strengthens the influence of tutors’ self-efficacy and communication style on learning effectiveness.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dan gaya komunikasi tutor terhadap efektivitas pembelajaran melalui mediasi peran pamong belajar di SKB se Jawa Timur. Dalam penelitian ini mengambil sampel sebanyak 110 tutor dengan teknik multistage random sampling dengan jenis data yang digunakan adalah jawaban kuesioner dari tutor di SKB se Jawa Timur. Uji validitas dilakukan dengan teknik content and construct validity dan untuk uji reliabilitas menggunakan cronbach alpha. Analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis) yang diawali dengan uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukan variabel efikasi diri berpengaruh secara langsung terhadap efektivitas pembelajaran sebesar 0.212 dan secara tidak langsung melalui peran pamong belajar sebesar 0.145. Sedangkan variabel gaya komunikasi berpengaruh secara langsung terhadap efektivitas pembelajaran sebesar 0.436 dan secara tidak langsung melalui peran pamong belajar sebesar 0.124. Kedua pengaruh mediasi ini signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa peran pamong belajar berfungsi sebagai mediator parsial yang memperkuat pengaruh efikasi diri dan gaya komunikasi tutor terhadap efektivitas pembelajaran.

Downloads

Published

2026-05-20

Issue

Section

Articles