Peran Pemandu Wisata Dalam Mengedukasi Wisatawan di Indonesia

Authors

  • Nurul Hidayah Universitas Negeri Yogyakarta
  • Yudan Hermawan Universitas Negeri Yogyakarta
  • Kiki Irafa Candra Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.17977/um041v21i12026p32-40

Keywords:

Pemandu Wisata, Pembelajaran Sepanjang Hayat, Edukasi Wisata

Abstract

Abstract

This study aims to: (1) identify the main challenges faced by tour guides in educating tourists; (2) describe the educational strategies employed by tour guides in conveying cultural values and environmental conservation; and (3) analyse the impact of the educational process carried out by tour guides on tourists’ experiences and awareness. This study employs a qualitative approach, focusing on an in-depth exploration of the educational role of tour guides in tour guiding practice. Data collection was conducted through in-depth interviews with professional tour guides, participatory observation during tour guiding activities, and analysis of relevant documents. Data analysis was conducted inductively using a thematic analysis approach, comprising the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was ensured through triangulation of sources and methods, as well as a member checking process with informants to ensure the reliability and consistency of the interpretation of findings.

The research findings indicate that: (1) the main challenges faced by tour guides include time constraints during the interpretation process, differences in tourists’ knowledge and cultural backgrounds, and limited access to continuous professional training; (2) the educational strategies employed by tour guides include storytelling, cultural interpretation, and participatory approaches that involve tourists in social and environmental activities; and (3) these educational practices contribute to raising tourists’ awareness of the importance of cultural and environmental conservation, whilst strengthening their understanding of local values that support sustainable tourism. The findings of this study have practical implications for the development of tour guide training policies, particularly for tourism authorities and professional tour guide associations, to strengthen guides’ interpretive and pedagogical capacities in support of educational and sustainable tourism practices.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi pemandu wisata dalam mengedukasi wisatawan; (2) mendeskripsikan strategi edukatif yang diterapkan pemandu wisata dalam menyampaikan nilai-nilai budaya dan pelestarian lingkungan; serta (3) menganalisis dampak dari proses edukasi yang dilakukan oleh pemandu wisata terhadap pengalaman dan kesadaran wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada eksplorasi mendalam terhadap peran edukatif pemandu wisata dalam praktik kepemanduan wisata. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemandu wisata profesional, observasi partisipatif selama kegiatan pemanduan berlangsung, serta analisis dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan pendekatan analisis tematik yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode, serta proses member checking kepada informan untuk memastikan keandalan dan konsistensi interpretasi temuan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tantangan utama yang dihadapi pemandu wisata meliputi keterbatasan waktu dalam proses interpretasi, perbedaan latar belakang pengetahuan dan budaya wisatawan, serta terbatasnya akses terhadap pelatihan profesional yang berkelanjutan; (2) strategi edukatif yang digunakan pemandu wisata mencakup storytelling, interpretasi budaya, serta pendekatan partisipatif yang melibatkan wisatawan dalam aktivitas sosial dan lingkungan; dan (3) praktik edukatif tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran wisatawan terhadap pentingnya pelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap nilai-nilai lokal yang mendukung pariwisata berkelanjutan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kebijakan pelatihan pemandu wisata, khususnya bagi dinas pariwisata dan asosiasi profesi pemandu wisata, untuk memperkuat kapasitas interpretatif dan pedagogis pemandu dalam mendukung praktik pariwisata yang edukatif dan berkelanjutan.

Published

2026-05-07

Issue

Section

Articles