Media “Kebersihanku” Sebagai Upaya Pengenalan Kesehatan Anak di Lingkungan Pesisir
DOI:
https://doi.org/10.17977/um041v21i12026p41-50Keywords:
my hygiene media, children's health, coastAbstract
Abstract
This study aims to test the effectiveness of the android-based “Kebersihanku” learning media in introducing and familiarizing clean and healthy living behaviors (PHBS) to children aged 5-6 years in educational institutions, especially Siti Khodijah NU Kindergarten, East Klampis, Bangkalan Regency. This media is designed to address environmental issues such as poor waste management and the impact of climate change on health. The research method uses an experimental quantitative approach with a Pretest-Posttest Control Group Design. The sample in this study consisted of 30 children in group B who were divided into 15 children in the experimental group and 15 children in the control group. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with instruments based on PHBS indicators such as waste disposal, hand washing, and personal hygiene. Treatment was given for three meetings using the “Kebersihanku” media, which consisted of learning, storytelling, and playing menus. Data analysis used the Mann Whitney U Test with the help of SPSS software. The results showed the Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.000 (<0.05), which means there is a significant difference between the knowledge and application of PHBS in the experimental group compared to the control group. The "Kebersihanku" media has been proven effective in increasing children's awareness and healthy living habits, as well as supporting community empowerment to overcome the impacts of climate change. This study emphasizes the importance of digital media integration for the development of life skills from an early age.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran “Kebersihanku” berbasis android dalam mengenalkan dan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan, khususnya TK Siti Khodijah NU Klampis Timur, Kabupaten Bangkalan. Media ini dirancang untuk menangani isu lingkungan seperti pengelolaan sampah yang buruk dan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 30 anak kelompok B yang dibagi menjadi 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol. Data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berbasis indikator PHBS seperti pembuangan sampah, cuci tangan, dan kebersihan diri. Treatment diberikan selama tiga kali pertemuan menggunakan media “Kebersihanku”, yang terdiri dari menu belajar, bercerita, dan bermain. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney U Test dengan bantuan perankat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan dan penerapan PHBS pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Media “Kebersihanku” terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kebiasaan hidup sehat anak, serta mendukung pemberdayaan masyarakat untuk menanggulangi dampak perubahan iklim yang terjadi. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi media digital untuk pembentukan life skills sejak dini.




