PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN STEAM BERBASIS LINGKUNGAN PESISIR BANGKA BELITUNG UNTUK MENINGKATKAN ENVIRONMENTAL AWARENESS SISWA SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.17977/um035v34i12026p49-60Keywords:
modul, STEAM, environmental awareness, lingkungan pesisirAbstract
Potensi sumber daya pesisir di Bangka Belitung sangat besar, namun kerusakan lingkungan akibat rendahnya kesadaran masyarakat termasuk siswa sekolah dasar menjadi masalah serius. Upaya pendidikan sejak dini untuk meningkatkan environmental awareness menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) yang terintegrasi dengan konteks lingkungan pesisir Bangka Belitung untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dengan partisipasi siswa kelas IV SD di wilayah pesisir. Tahapan dilakukan mulai dari analisis kebutuhan, perancangan desain modul, pengembangan, uji coba terbatas, evaluasi, dan revisi. Instrumen berupa angket validasi ahli, lembar observasi, dan tes environmental awareness digunakan untuk mengukur efektivitas modul. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran STEAM berbasis lingkungan pesisir Bangka Belitung terbukti valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yeyen Febrilia, Yopi Malagola, Abdulah, Sindy Sataroh, Rizky Alfa Maharani, Muhammad Zikri Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





