Implementasi Metode Hidroponik Sebagai Peningkatan Pengelolaan Wisata Bawang Merah Sebagai Daya Tarik yang Berkelanjutan Sebagai Peningkatan Perekonomian Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.17977/um050v8i22025p151-157Keywords:
Hidroponik, Layout tata letak, Wisata bawang merahAbstract
Desa Purworejo terletak di Kabupaten Malang, dikenal karena komoditas utamanya yaitu bawang merah. Namun, desa ini menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan kawasan wisata bawang merah karena tanaman bawang merah yang bersifat musiman. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengimplementasikan teknologi hidroponik, yang memungkinkan budidaya bawang merah tidak bergantung dengan musim. Selain itu, perencanaan tata letak menggunakan layout 2D dan 3D diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah persiapan, Tahap kedua adalah pelaksanaan, diikuti oleh tahap ketiga yaitu evaluasi dan pembuatan laporan kegiatan. Penggunaan sistem hidroponik diharapkan dapat memungkinkan budidaya bawang merah sepanjang tahun, meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi, serta menarik lebih banyak wisatawan. Selain itu, perencanaan tata letak dengan mengimplementasi layout 2D dan 3D juga berperan dalam memaksimalkan pengalaman wisata dan efisiensi penggunaan ruang. Kesimpulannya, implementasi teknologi hidroponik dan perencanaan tata letak yang efektif dapat menjadikan Desa Purworejo sebagai destinasi wisata bawang merah yang berkelanjutan dan menarik sepanjang tahun.References
Alviani, P. (2015). Bertanam hidroponik untuk pemula. Bibit publisher.
Azwar, Z., Ramadhani, N., & Dwi, N. (2021). Program Pelatihan “Hidroponik” Di Kelurahan Paku Jaya kepada Kelompok Ibu-Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 75-80.
Bahtiar, A. H., Arifin, M., & Muhaimin, M. (2022). Pengolahan bawang merah goreng untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Tegalrejo. DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement, 1(2), 65-76.
Ifmalinda, I., Andasuryani, A., & Lubis, R. H. (2019). Kajian karakteristik fisikokimia dan organoleptik tepung salak Sidimpuan (Salacca sumatrana). Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 8(4), 256–264. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v8i4.256-264
Simbolon, S. D. H., & Nur, M. (2018). Pengaruh kepekatan nutrisi dan berbagai media tanam pada pertumbuhan serta produksi bawang merah (Allium ascalonicum L) dengan hidroponik NFT. Dinamika Pertanian, 34(2), 175-184. https://doi.org/10.25299/dp.2018.vol34(2).5426
Sobilhaqq, Z. (2023). Penentuan Kebutuhan Air Irigasi Dan Pemupukan Bawang Merah (Allium Cepa) Secara Hidroponik Dengan Media Pasir. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. https://www.academia.edu/download/46319170/SKRIPSI_ZOLIAND_SOBILHAQQ_A24134012.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fadila Cahya Salsabil, Muh. Aimar Al Qadri R, Hangen Raihan Pangestu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




