Pelatihan Kelompok Tani Bawang Merah Kampong Baru untuk Meningkatkan Daya Tahan Produksi Bawang Merah di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang

Authors

  • Hasriyanti Universitas Negeri Makassar
  • Nur Alifah Universitas Negeri Makassar
  • Zulfikar Fahly Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.17977/um050v8i22025p143-150

Keywords:

Bawang merah, Daya tahan produksi, Kelompok tani, Pelatihan

Abstract

Pelaksanaan program pelatihan dan pemberdayaan kelompok tani bawang merah di Kampong Baru, Sulawesi Selatan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas teknis dan manajerial petani dalam menghadapi tantangan budidaya dan pengelolaan usaha tani secara modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-deskriptif dengan rancangan partisipatif yang melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan petani. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap: sosialisasi, pemberdayaan, pengembangan keterampilan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, khususnya dalam pencatatan keuangan sederhana dan penerapan teknik budidaya bawang merah yang efisien. Sebagian petani mulai merancang usaha olahan hasil panen seperti bawang goreng, sebagai strategi diversifikasi pendapatan. Evaluasi kualitatif menunjukkan adanya perubahan perilaku awal peserta dalam pengelolaan usaha tani. Program ini membuktikan bahwa pelatihan yang terstruktur dan partisipatif mampu meningkatkan kemandirian dan profesionalisme petani lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi bagi daerah lain dengan karakteristik serupa.

References

Aziza, D. N., Prasetyo, E., & Setiadi, A. (2022). Analisis efisiensi ekonomis penggunaan input produksi pada usahatani bawang merah di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 18(2), 91–106.

Budiman. (2022, October 12). Warga Desa Lampoko Kabupaten Baru nikmati produksi bawang merah sumbangan bibit dari PLN. Antara News Makassar. https://www.antaranews.com

Dewi, S., Fitri, F., & Amran, A. (2024). Respon petani bawang merah terhadap model pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Majene. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 2068–2078.

Fitriani, F. (2017). Pertanian perdesaan Lampung: Peluang dan tantangan. Journal of Food System and Agribusiness.

Hasriyanti, H., Syarif, E., & Sartina, S. (2024). Peranan pendidikan lingkungan hidup untuk meningkatkan pendapatan kawasan Kebun Raya Massenrempulu Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.61220

Hasriyanti, & Latief, M. M. (2024). Pelatihan pengelolaan kelompok tani dalam peningkatan produktivitas padi di Desa Madimeng Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang. Panrita Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 42–49. https://doi.org/10.56680/pijpm.v%vi%i.62939

Kominfo. (2022). Profil Kabupaten Barru. Barrukab.go.id. https://barrukab.go.id/gambaran-umum-kabupaten-barru/

Kristanti, D., Charviandi, A., Juliawati, P., & Harto, B. (2023). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Jakarta: Bumi Aksara.

Mardi Astutik, R. A. (2024). Pelatihan pemasaran digital bawang goreng sebagai produk unggulan guna peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Pandanblole. Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara.

Rahayu, S., & Widodo, T. (2022). Efektivitas metode pelatihan pada petani. Jurnal Pendidikan Pertanian.

Syamsiar, S. (2007). Upaya pemberdayaan petani bawang merah melalui kebijakan harga di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(3), 235–242.

Sutiarso, E. (2012). Analisis daya saing agribisnis bawang merah Probolinggo. Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 10(1), 45–54.

Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49

Yasril, Y., & Nur, A. (2018). Partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan lingkungan. Jurnal Dakwah Risalah, 28(1), 1. https://doi.org/10.24014/jdr.v28i1.5538

Yayasan Hadji Kalla. (2020). Desa bangkit sejahtera: Pengembangan komoditi bawang merah untuk masyarakat Desa To’Barru. https://www.yayasanhadjikalla.or.id/program/desa-bangkit-sejahtera-pengembangan-komoditi-bawang-merah-untuk-masyarakat-desa-tobarru/

Yunita Dea, A., Umbu Kaleka, M., & Alfonsa Ngaku, M. (2024). Peran penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Jurnal AGRIBIS, 17(1), 2280–2290. https://doi.org/10.36085/agribis.v17i1.5950

Downloads

Published

23-08-2025

How to Cite

Hasriyanti, H., Alifah, N., & Fahly, Z. (2025). Pelatihan Kelompok Tani Bawang Merah Kampong Baru untuk Meningkatkan Daya Tahan Produksi Bawang Merah di Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 143–150. https://doi.org/10.17977/um050v8i22025p143-150

Issue

Section

Articles