Peningkatan Kemampuan Bicara Anak Speech Delay Melalui Terapi Wicara Berbasis Permainan Edukatif
DOI:
https://doi.org/10.17977/um050v9i12026p43-50Keywords:
Anak usia dini, Permainan edukasi, Speech delay, Terapi wicaraAbstract
Keterlambatan bicara (speech delay) merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering dialami anak usia dini. Anak dengan speech delay biasanya mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata, menyusun kalimat, dan menanggapi percakapan. Kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan sosial dan emosional anak jika tidak ditangani sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Panti Asuhan Bhakti Luhur Kediri dengan tujuan membantu meningkatkan kemampuan bicara anak usia tiga tahun yang mengalami keterlambatan bicara melalui terapi wicara berbasis permainan edukatif. Metode yang digunakan berupa pendampingan dan pelatihan dengan aktivitas bermain yang menyenangkan, seperti tebak gambar, menyanyi, bermain peran, dan menyusun cerita sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama lima minggu (sepuluh pertemuan) dengan melibatkan pengasuh panti agar terapi dapat berlanjut secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan bicara anak setelah mengikuti terapi. Skor total naik dari 42 menjadi 68 poin dengan rata-rata peningkatan 32,5%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kosakata (40%), diikuti kelancaran berbicara (35%), artikulasi (30%), dan respon komunikatif (25%). Anak tampak lebih aktif dan percaya diri berbicara, membuktikan bahwa terapi wicara berbasis permainan edukatif efektif dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak dan memperkuat peran pengasuh di panti.
References
Ardiyansyah, M. (2020). Perkembangan bahasa dan deteksi dini keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia dini. Guepedia.
Dewi, R., Thayyibah, Z., & Hijriati, H. (2024). Permasalahan pada anak yang memiliki keterlambatan dalam berbicara. Jurnal Pena PAUD, 5(1), 11–20.
Gibson, J. L., Pritchard, E., & de Lemos, C. (2021). Play-based interventions to support social and communication development in autistic children aged 2–8 years: A scoping review. Autism and Developmental Language Impairments, 6, 1–15. https://doi.org/10.1177/23969415211015840
Habib, Z., & Hidayati, L. (2012). Intervensi psikologis pada pendidikan anak dengan keterlambatan bicara. Jurnal Madrasah, 5(1), 76–93.
Istiqomah, S. D. N. (2025). Speech delay in a 4-year-old child. Krinok: Jurnal Linguistik Budaya, 9(1), 30–44. https://doi.org/10.36355/krinok.v9i1.1822
Liang, W. H. K., Gn, L. W. E., Tan, Y. C. D., & Tan, G. H. (2023). Speech and language delay in children: A practical framework for primary care physicians. Singapore Medical Journal, 64(12), 745–750. https://doi.org/10.4103/singaporemedj.SMJ-2022-051
Lina, R., & Suryana, D. (2018). The development of contemporary speech delay in 4-year-old bilingual children.
Nahri, V. H. (2019). Keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia dini.
Qurotul Aini, & Alifia, P. (2022). Gangguan keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak usia 6 tahun di RA An-Nuur Subang. Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur’an, 1(1), 8–17. https://doi.org/10.33511/ash-shobiy.v1n1.8-17
Saeedi, S., Bouraghi, H., Seifpanahi, M. S., & Ghazisaeedi, M. (2022). Application of digital games for speech therapy in children: A systematic review of features and challenges. Journal of Healthcare Engineering, 2022(1), Article 4814945. https://doi.org/10.1155/2022/4814945
Sari, S. F., Sundari, N., & Mashudi, E. (2024). Pola interaksi sosial pada anak usia dini dengan keterlambatan bicara (speech delay). PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 242–253. https://doi.org/10.26877/paudia.v13i2.499
Yuniari, N. M., Ayu, I. G., & Triana, I. (2020). Strategi terapis wicara yang dapat diterapkan oleh orang tua penderita keterlambatan berbicara (Speech Delay). Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 564-570.
Zahra, S. F., & Harahap, A. S. (2023). FROG: Permainan edukatif anak lancar bicara. Penerbit Tahta Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Maria Floriana Ito Dhema, Maria Vianti Desa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




