Perlindungan Hukum Anak Melalui Literasi Digital Dalam Mencegah Risiko Top Up Game Online
DOI:
https://doi.org/10.17977/um050v9i22026p88-98Keywords:
Keamanan digital, Literasi digital, Perlindungan hukum anak, Top up game online, Transaksi digitalAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi anak-anak, termasuk meningkatnya keterlibatan mereka dalam transaksi ekonomi melalui fitur top up game online. Namun, anak-anak sering kali belum memiliki kecakapan hukum dan rentan terhadap eksploitasi ekonomi serta penipuan digital. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman siswa sekolah dasar mengenai risiko transaksi digital serta meningkatkan literasi digital mereka sebagai bentuk perlindungan hukum preventif. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Pedungan, Denpasar, dengan sasaran siswa kelas V. Metode yang digunakan meliputi tahapan survei awal, persiapan materi edukasi, serta pelaksanaan sosialisasi menggunakan teknik presentasi interaktif dan kuis berkelompok yang partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terkait risiko finansial dan keamanan digital. Siswa yang sebelumnya cenderung impulsif kini mampu mengenali ciri-ciri tautan mencurigakan, memahami risiko adiksi dari sistem gacha, serta menyadari pentingnya meminta izin orang tua sebelum melakukan transaksi daring. Simpulan dari pengabdian ini adalah edukasi literasi digital yang berbasis pada kesadaran hukum efektif dalam membangun sikap kritis dan kehati-hatian anak di ruang siber. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang berkelanjutan bagi pihak sekolah dan orang tua dalam melindungi anak dari risiko eksploitasi digital di masa depan.
References
Dahlan, T. A., Anitasari, R. F., Paramita, N. D., & Putra, T. I. (2024). Review of child consumer protection in the practice of online gambling games through the gacha system. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology, 6(3), 427–452. https://doi.org/10.15294/ijicle.v6i3.13198
Drummond, A., & Sauer, J. D. (2018). Video game loot boxes are psychologically akin to gambling. Nature Human Behaviour, 2(8), 530–532. https://doi.org/10.1038/s41562-018-0360-1
Febeline, V. P., & Celine, V. (2025). Tinjauan hukum terhadap penggunaan game oleh anak sebagai konsumen digital di Indonesia. Majelis, 2(4), 52. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1180
Hobbs, R. (2017). Create to learn: Introduction to digital literacy. Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118968349
Indonesia, R. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
King, D. L., & Delfabbro, P. H. (2018). Predatory monetization schemes in video games (e.g., “loot boxes”) and internet gaming disorder. Addiction, 113(11), 1967–1969. https://doi.org/10.1111/add.14286
Kristika, C., Rahayu, E., & Qharamithah, S. (2025). Eksplorasi perilaku konsumtif generasi Alpha terhadap top up game online. Jurnal Diseminasi Ekonomi, 16(2), 73–77. https://doi.org/10.29313/jde.v16i2.7436
Kuncorowati, P. W., Saputro, J. D., Endang, S., Sukarti, E., & Firmansyah, A. (2025). Pendampingan dan edukasi literasi digital bagi anak yang berhadapan dengan hukum: Membangun kesadaran hukum dan keamanan digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 193–197.
Livingstone, S., Carr, J., & Byrne, J. (2016). One in three: Internet governance and children’s rights.
Lubalu, L., Laksmi, A. A. S., & Ujianti, N. M. P. (2022). Perlindungan konsumen terhadap pembelian item digital dalam aplikasi game online di Indonesia. Jurnal Konstruksi Hukum, 3(1), 212–216. https://doi.org/10.22225/jkh.3.1.4464.212-216
Montag, C., et al. (2019). Internet gaming disorder and impulsive buying. Journal of Behavioral Addictions, 8(3), 606–671.
Nairn, A., & Hang, H. (2012). Advergames: It’s not child’s play. Journal of Advertising, 41(1), 69–82. https://doi.org/10.2753/JOA0091-3367410101
Nathanson, A. I. (2015). Media and the family: Reflections and future directions. Journal of Children and Media, 9(1), 133–139. https://doi.org/10.1080/17482798.2015.997144
Ng, W. (2012). Can we teach digital natives digital literacy? Computers & Education, 59(3), 1065–1078. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2011.06.016
Nurmansyah, G. (2025). Legal liability of interactive digital game platforms for virtual transactions by minors. Jurnal Hukum, 20(2), 42–61.
Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/45288/uu-no-8-tahun-1999
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014
Rozendaal, E., Lapierre, M. A., van Reijmersdal, E. A., & Buijzen, M. (2011). Reconsidering advertising literacy as a defense against advertising effects. Media Psychology, 14(4), 333–354. https://doi.org/10.1080/15213269.2011.620540
Smahel, D., Machackova, H., Mascheroni, G., Dedkova, L., Staksrud, E., & Ólafsson, K. (2020). EU Kids Online 2020: Survey results from 19 countries.
Susilawati, D., Iswara, P. D., & Aeni, A. N. (2024). Development of digital literacy educational game for elementary school students to be wise in using the internet. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 525–536. https://doi.org/10.37985/jer.v5i1.896
Widjaja, G., & Santoso, B. (2021). Literasi keuangan digital pada anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 143–152.
Wijayanti, A., Dwiningrum, S. I. A., & Saptono, B. (2024). Digital literacy in elementary schools post COVID-19: A systematic literature review. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 23(12), 96-112. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.12.6
Xiao, L. Y., et al. (2022). Gacha games and monetization ethics. Computers in Human Behavior, 127, Article 106932. https://doi.org/10.1016/j.chb.2021.106932
Zendle, D., & Cairns, P. C. (2018). Video game loot boxes are linked to problem gambling: Results of a large-scale survey. PLOS ONE, 13(11), Article e0206767. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0206767
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ni Kadek Duwik Cipta Sari, Ida Nyoman Basmantra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




