Enhancing Third-Grade Students’ Speaking Skills through the Integration of the Synectic Learning Model and the Extemporaneous Method
DOI:
https://doi.org/10.17977/um009v35i12026p74-86Keywords:
keterampilan berbicara, siswa sekolah daasar, model sinektik, pembelajaran mendalam, elementary school students, deep learning, speaking skills, synecticsAbstract
Abstract: Based on initial observations conducted in the classroom, it appears that students' speaking skills are still low. They are not yet able to express ideas verbally, and the use of one-way learning models and approaches is the main cause. Given these issues, it is necessary to apply a synectic learning model with a deep learning approach assisted by extemporaneous methods. This study aims to describe, measure differences, and measure improvements in Indonesian speaking skills in third-grade elementary school students. The approach used is a mixed method (quantitative and qualitative). Qualitative data were obtained from observations, interviews, and documentation. Qualitative data explains the stages of activities and changes in student skills after the application of the synectic model, deep learning approach, and extemporaneous method. Quantitative data were obtained from the results of pretest and posttest speaking skills at SDN 02 Leteh with a total of 26 students. This study applies the second strategy synectic learning model, using analogies and speaking activities using a text framework to express understanding. The results of the Paired T-Test for the pretest and posttest proved that there was a significant difference between the two, with a t-value of -15.958 and a significance of 0.000. In addition, the N-Gain test results also showed a score of 0.6095 or 60%, indicating that the learning process provided was effective enough to improve students' speaking skills. The qualitative results reinforce the quantitative results, as demonstrated by the students' increased courage, fluency, and activity in speaking.
Abstrak: Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di kelas, memperlihatkan bahwa keterampilan berbicara siswa masih rendah. Mereka belum mampu mengungkapkan gagasan secara lisan, penggunaan pembelajaran yang satu arah menjadi penyebab utama utama. Melalui permasalahan tersebut, maka perlu adanya penerapan model pembelajaran sinektik dengan pendekatan deep learning berbantuan metode ekstemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengukur perbedaan, serta mengukur peningkatan keterampilan berbicara bahasa Indonesia pada siswa kelas 3 sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method (kuantitatif dan kualitatif). Data kualitatif didapatkan dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kuantitatif diperoleh dari hasil pretest dan posttest keterampilan berbicara di SDN 02 Leteh dengan jumlah 26 siswa. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran sinektik strategi dua, menggunakan analogi dan kegiatan berbicara menggunakan kerangka teks untuk mengemukakan pemahamannya. Hasil Paired T-Test pretest dan posttest membuktikan adanya perbedaan signifikan antara keduanya, dengan nilai t-hitung -15,958 dan signifikansi 0,000. Selain itu, hasil uji N-Gain juga menunjukkan skor 0,6095 atau 60% yang menandakan bahwa perlakuan yang diberikan cukup efektif untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara. Hasil kualitatif tersebut memperkuat hasil kuantitatif, sebagaimana terlihat dari meningkatnya keberanian, kelancaran, dan keaktifan para siswa dalam berbicara.
References
Adnyana, I. K. S. (2024). Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Retorika, 5(2), 1–14. https://doi.org/10.37478/rjpbsi.v5i2.5304
Arwani, M. (2017). Model Pembelajaran Sinektik Berbasis Pertanyaan Tingkat Tinggi dalam Pembelajaran Berbicara. Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(1), 167–186. https://doi.org/10.17509/rb.v3i1.11525
Ayuni, N. M. N. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Mystery Box terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Mimbar Pendidikan Indonesia, 4(2), 330–340. https://doi.org/10.23887/mpi.v4i2.63229
Cahyono, B. E. H., Saputro, A. N., & Hadi, P. K. (2024). Model Sinektik Multiliterasi dalam Pembelajaran Menulis Puisi. Indonesian Language Education and Literature, 9(2), 429. https://doi.org/10.24235/ileal.v9i2.15455
Durrotunnisa, & Nur, H. R. (2020). Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(5), 3(2), 524–532. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971
Fatimah, F. N. (2021). Efektivitas Penggunaan Metode Ekspemporan Terhadap Peningkatan Kemampuan Berbicara Mahasiswa di Depan Publik (Quasi Eskperimen pada Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur). Jurnal Al-Azhary, 7(02), 1–23.
Gufron, I. A., & Suryahadikusumah, A. R. (2024). Kajian Aksiologi Pembelajaran Berbasis Deep Learning pada Pendidikan Dasar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 09. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.21041
Harahap, F. K. S., Ulkhaira, N., Puspitasari, P., & Nasution, J. S. (2024). Hakikat Keterampilan Berbicara pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1278–1283. https://doi.org/10.56832/edu.v4i1.469
Hernawati, E., Prihatin, Y., Sudibyo, H., & Pedagogi, ). (2024). Efektivitas Metode Storytelling Bermedia Video Dongeng Animasi dalam Meningkkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Journal of Education Research, 5(4), 6519–6525. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.2072
Hidayat, A. G., & Haryati, T. (2025). Analisis Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Pendekatan Deep Learning pada Sekolah Dasar. Jurnal Kurikula:Jurnal Pendidikan, 9(2), 126–139. https://doi.org/10.56997/kurikula.v9i2.2083
Kadir, A., Thaba, A., & Karim, A. (2021). Meningkatkan keterampilan siswa dalam berdiskusi melalui Implementasi sinektik. Jurnal Kredo, 4(2), 368–384. https://doi.org/10.24176/kredo.v4i2.5822
Khairoes, D., & Taufina. (2020). Penerapan Storytelling Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 3(2), 524–532. https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i4.220
Kontesa, D. A., Minsih, & Djalal Fuadi. (2023). Penerapan Pendekatan Pembelajaran Active Deep Learner Experience Dalam Membangun Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1416–1427. https://doi.org/10.31949/jee.v6i3.6638
Kusyairi, Ad, F. F., & Ummah, H. (2024). Menumbuhkan Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa di Sekolah. Journal of Social Sciences, Economics and Education, 2(4), 239–251.https://doi.org/10.61166/demagogi.v2i4.58
Muharman, N., Sulaiman, A., Anisah, N., & Sartika, M. (2020). Analisis Kemampuan Public Speaking Kepala Sekolah Tingkat SMP Negeri Di Kota Banda Aceh. Jurnal Communicology, 8(1), 40–49. https://doi.org/10.21009/Communicology.013.03
Musyafak, M. A., & Kholifatun, U. N. (2024). Implementasi Model Sinektik Berbasis Kontekstual dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Gazali Journal of Islamic Education, 3(1).
Nasarudin, N., Rahayu, M., Asyari, D. P., Sofyan, A., Fadli, M., Hari, K. K., Nehe, B. M., Manarfa, L. O. M. R. A. U., Yelfiza, Y., Mulyati, E., Abbas, S., Safii, M., & Sarie, F. (2024). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method) (A. I. Sastra (ed.)). CV. Gita Lentera.
Nuriyanti, R., Pujiasti, D. A., Gunawan, D., Widyaningsih, Y. I., & Lina, K. (2021). Pengaruh Model Auditory Intellectually Repetition berbasis Metode Ekstempooran terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Social, Humanities, and Educational Studies, 32(3), 167–186.https://doi.org/10.20961/shes.v8i3.107426
Pramusinta, Y., & Rifanah, F. D. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Sinektik dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik. Bidayatuna Jurnal Pendidikan Guru Mandrasah Ibtidaiyah, 4(1), 47. https://doi.org/10.54471/bidayatuna.v4i1.742
Purwati, P. D. (2024). Buku Ajar Mata Kuliah: Pengembangan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia (S. Sukasih (ed.); 1st ed.). Cahya Ghani Recovery.
Putri, V. M., & Yaswinda, Y. (2022). Developing Scientific Based Pop Up Media for Children Speaking Skill Development. Proceedings of the 6th International Conference of Early Childhood Education (ICECE-6 2021), 668, 260–265. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220602.053
Rahmani, D. A., Risnawati, & Hamdani, M. F. (2025). Uji T-Student Dua Sampel Saling Berpasangan/Dependend (Paired Sample t-Test). Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 568–576. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.420
Ramadani, R., & Hamza, R. A. (2025). Mengembangkan Keterampilan Berbicara di Sekolah Dasar. Leksikal: Jurnal Pengajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(2), 66–79. https://doi.org/10.33477/jpb.v1i2.12430
Ramadhani, S. (2020). Model Pembelajaran Sinektik Dan Penguasaan Kosakata Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas V SD Pangeran Antasari Medan Tahun Pembelajaran 2020. Jurnal Binagogik, 7(1), 12–22. https://doi.org/10.61290/pgsd.v7i1.454
S, Hasni., Faisal, M., & Usman, H. (2023). Pengaruh Penerapan Model Sinektik Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IV SD Negeri No. 31 Sampeang Kecamatan Bajo Barat Kabupaten Luwu. PINISI Journal of Art, Humanity and Social Studies, 31, 1–10.
Sari, A. W., & Arta, D. J. (2025). Implementasi Deep Learning : Suatu Inovasi Pendidikan. Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan, 13(01). https://doi.org/10.61689/waspada.v13i1.727
Sektiyana, Z. K., Tyas, D. N., & Kiptiyah, S. M. (2025). Development of Smart Apps Creator Interactive Learning Media with Augmented Reality (AR) Containing Water Cycle Material for Grade V Elementary School. Sekolah Dasar: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan, 34(02), 188–200. https://doi.org/10.17977/um009v34i22025p188-200
Sopia, & Ain, S. Q. (2024). Faktor-Faktor Determinan dalam Pengembangan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 4067–4076. https://doi.org/10.58230/27454312.1221
Sumarti, Hidayatullah, R., Rusminto, N. E., & Pratama, A. (2025). Model Sinektik dan Strategi Kesantunanberbahasa Pendidik dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 13(2), 1008–1018.https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.1079
Suwandi, Putri, R., & Sulastri. (2024). Inovasi Pendidikan dengan Menggunakan Model Deep Learning di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Politik (JPKP), 2(2), 69–77. https://doi.org/10.61476/186hvh28
Tabelessy, N. (2020). Keterampilan Berbicara Berbasis Metode Ekstemporan Bagi Siswa Smp. Jurnal Tahuri, 17(1), 8–15. https://doi.org/10.30598/tahurivol17issue1page8-15
Tika, A. R., Wahyu, R., & Adhi, S. (2020). Keefektifan Model Gi Terhadap Kemampuan Berbicara di Depan Kelas IV SD. Jurnal Sinektik, 3(1), 14. https://doi.org/10.33061/js.v3i1.3758
Widodo, S., & Wardani, R. K. (2020). Mengajarkan Keterampilan Abad 21 4C ( Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation) di Sekolah Dasar. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 7(2), 185–197. https://doi.org/10.69896/modeling.v7i2.665
Yemima Heginta Br Tarigan, Nana Hendra Cipta, & Siti Rokmanah. (2023). Pentingnya Keterampilan Berbahasa Indonesia Pada Kegiatan Pemebelajaran Sekolah Dasar. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(5), 829–842. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2032
Yuniar, R. P., & Purwati, P. D. (2024). Penerapan Metode Ekstemporan Dan Media Flipbook Berbicara Pada Pembelajaran Menceritakan Kembali Isi Dongeng Siswa Kelas III. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 424–437.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Linda Amelia Putri, Panca Dewi Purwati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




