Penguatan Kemampuan Guru dalam Pembuatan Bahan Ajar Digital dan Asesmen Pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
DOI:
https://doi.org/10.17977/um050v9i12026p20-28Keywords:
Asesmen pembelajaran, Bahan ajar digital, Deep learning, Penguatan kemampuan guruAbstract
Guru merupakan ujung tombak sebuah perubahan. Gurulah yang langsung berhadapan dengan siswa di sekolah. Saat ini guru diharuskan untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan bahan ajar digital dan asesmen pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah guru di SD Ummu Aiman Lawang Jawa Timur, dapat menyusun bahan ajar dan asesmen pembelajaran sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu tahap pendahuluan, kegiatan pelatihan dan evaluasi serta tindak lanjut. Pada pelatihan ini diadakan pre-test dan post-test. Hasilnya dari analisis deskriptif untuk rata-rata pre-test 86,17 sedangkan post-test 90.43 naik 4,26. Nilai pre-test nilai minimum 50 sedangkan maksimal 100. Nilai post-test nilai minimum 60 dan nilai maksimal 100. Hasil uji beda antara pre-test dan post-test yaitu ada perbedaan antara pre-test dan post-test. Tidak ada perbedaan pre-test berdasarkan jenis kelamin. Ada perbedaan post-test berdasarkan status.References
Ardiansyah, A., & Sagita, F. (2023). Assesmen dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Pembelajaran. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/JLPI/article/view/361
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). McGraw-Hill Education.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective teacher professional development. Learning Policy Institute.
Darwin, D., Boeriswati, E., & Murtadho, F. (2023). Asesmen pembelajaran bahasa dalam kurikulum merdeka belajar pada siswa SMA. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 12(2), 25-36. https://jurnal.umt.ac.id/index.php/lgrm/article/view/8639
Dimitrov, D. M., & Rumrill, P. D., Jr. (2003). Desain pretes-postes dan pengukuran perubahan. Jurnal …, 20(2), 159–165.
Filius, R. M., Kleijn, R. A. D., Uijl, S. G., Prins, F. J., Rijen, H. V. V., & Grobbee, D. E. (2018). Challenges concerning deep learning in SPOCs. International Journal of Technology Enhanced Learning, 10(1-2), 111-127. https://doi.org/10.1504/IJTEL.2018.088341
Hadi, S. (2020). Model pengembangan mutu di lembaga pendidikan. PENSA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(8), 327. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pensa/article/view/980/676 (diakses 12 Februari 2025)
Hasanuddin. (2018). Pengaruh kecerdasan emosional guru pria dan perempuan terhadap kinerja mengajar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 25(3), 211–222.
Hernández-Blanco, A., Herrera-Flores, B., Tomás, D., & Navarro-Colorado, B. (2019). A systematic review of deep learning approaches to educational data mining. Complexity, 2019(1), 1306039. https://doi.org/10.1155/2019/1306039
Hidayati, W., Syaefuddin, & Umu Muslimah. (2021). Manajemen kurikulum dan program pendidikan (konsep dan strategi pengembangan). Semesta Aksara.
Kolb, D. A. (2014). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Maulana, C., Prabowo, R., & Ardiansyah, H. (2024). Peningkatan kompetensi guru MA Asy-Syifa terkait implementasi asesmen dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pengabdian. https://www.ejurnal.umri.ac.id/index.php/PengabdianUMRI/article/view/7531
Mujiburrahman, M., & Kartiani, B. S. (2023). Asesmen pembelajaran sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka. Pena Anda: Jurnal Pendidian Sekolah Dasar. 1(1). 39–48. https://jurnal.ut.ac.id/index.php/penaanda/article/view/5019
Mujiburrahman, M., Rahman, A., & Suryadi, E. (2023). Pengembangan profesional guru berbasis teknologi pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 12(2), 145–158.
Peters, M. A. (2021). Deep learning, education and the final stage of automation. Bildung and Paideia. https://doi.org/10.1080/00131857.2017.1348928
Pinto, J. D., & Paquette, L. (2024). Deep learning for educational data science. In Trust and inclusion in ai-mediated education: Where human learning meets learning machines (pp. 111-139). Cham: Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-64487-0_6
Rahman, A. (2020a). Pelatihan berbasis teknologi dalam meningkatkan kompetensi guru abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 23–31.
Rahman, A. (2020b). Peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital. Jurnal Pendidikan Teknologi, 12(1), 45–52.
Roqobih, F. D., Sudibyo, E., & Subekti, H. (2024). Pendampingan implementasi Asesmen for Learning dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal ABDINUS. https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/PPM/article/view/23458
Rosidah, C. T. (2021). Analisis kesiapan guru mengimplementasikan asesmen autentik dalam kurikulum merdeka belajar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 87-103.
Sallis, E. (2010). Total Quality Management in Education: Manajemen mutu terpadu pendidikan. IRCiSoD.
Sari, R., & Putri, N. (2021). Pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pengembangan bahan ajar dan asesmen. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(2), 78–90.
Sayekti, I. (2022). Inovasi pembelajaran dan pembuatan bahan ajar digital pada era Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Profesional, 10(1), 55–67.
Sayekti, S. P. (2022). Systematic literature review: Pengembangan asesmen pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar tingkat Sekolah Dasar. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah. Academia.edu. https://www.academia.edu/download/116709426/15.pdf
Scherer, R., Siddiq, F., & Tondeur, J. (2019). The technology acceptance model (TAM): A meta-analytic structural equation modeling approach to explaining teachers’ adoption of digital technology in education. Computers & Education, 128, 13–35. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2018.09.009
Silviani, A., Marisan, S., Yoseptry, R., Noer, N. Z. S., & Ratnawulan, T. (2024). Implementasi manajemen strategik dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK YP79 Majalaya, Kabupaten Bandung. Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan, 12(1). https://doi.org/10.47668/pkwu.v12i1.1173
Silviani, R., Nugraha, D., & Lestari, P. (2024). Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi untuk pembelajaran kreatif. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 14(1), 77–89.
Simanjuntak, E., Hia, Y., & Manurung, N. (2019). Analisis kemampuan berpikir kreatif dalam pemecahan masalah ditinjau dari perbedaan gender. School Education Journal, 9(3), 213–220.
Simanjuntak, M., Hia, Y., & Manurung, S. (2019). Perbedaan kemampuan berpikir kreatif ditinjau dari jenis kelamin mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 5(2), 101–110.
Smith, T. W., & Colby, S. A. (2007). Teaching for deep learning. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 80(5), 205–210. https://doi.org/10.3200/TCHS.80.5.205-210
Suprapti, D., & Ridho, A. R. (2024). Asesmen Diagnostik Sebagai Penilaian Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka di MIN 2 Boyolali. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 1(2), 253-263. https://journal.lpkd.or.id/index.php/Katalis/article/view/447
Suprapti, D., & Ridho, M. (2024b). Kompetensi guru dalam menyusun bahan ajar dan asesmen berbasis teknologi. Jurnal Ilmu Pendidikan Modern, 9(1), 33–47.
Susmiyati, S., & Zurqoni, Z. (2020a). Analisis kinerja guru Madrasah Tsanawiyah ditinjau dari masa kerja, jenjang pendidikan, dan status kepegawaian. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 181–193.
Susmiyati, S., & Zurqoni, Z. (2020b). Memotret kinerja guru madrasah dalam pembelajaran. Southeast Asian Journal of Islamic Education, 2(2),143–169.
Voogt, J., Knezek, G., Cox, M., Knezek, D., & Brummelhuis, A. T. (2015). Under which conditions does ICT have a positive effect on teaching and learning? A call to action. Journal of Computer Assisted Learning, 31(5), 412–434. https://doi.org/10.1111/jcal.12107
Warburton, K. (2003). Pembelajaran mendalam (deep learning) and education for sustainability. Journal of Sustainability in Higher Education. https://doi.org/10.1108/14676370310455332
Wulandari, G. A. P. T. W., Putrayasa, I. B., & Martha, I. N. (2023). Efektivitas Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pelajaran Bahasa Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(3), 433-448. http://journal.rumahindonesia.org/index.php/njpi/article/view/182
Yang, B. (2004). Holistic learning theory and implications for human resource development. Advances in Developing Human Resources, 6(2), 241–262. https://doi.org/10.1177/1523422304263431
Yunizar, R. E. (2023). Assesment sebagai alat evaluasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 01 Ngawonggo. In Proceedings Series of Educational Studies. State University of Malang (UM). https://doi.org/10.17977/um083.7894
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wildan Zulkarnain, Dedi Prestiadi, Ahmad Nurabadi, Sunarni, Asri Masytho, Endra Ubaidillah, Rika Oktavia Saptiningtyas, Septiani Cahyaning Putri, Olivia Vieca Arrahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




