Kemampuan Guru SDN Karang Besuki II dan III Kota Malang dalam Menangani Perilaku Siswa Secara Tepat
Keywords:
perilaku siswa, bimbingan dan konseling, Pengabdian kepada MasyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di SDN Karangbesuki II dan III Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menangani perilaku siswa khususnya perilaku off task yang dimunculkan oleh siswa secara tepat. Solusi yang ditawarkan untuk menghadapi permasalahan mitra dalam menangani perilaku siswa secara tepat adalah dengan menggunakan analisis pengubahan tingkah laku. Analisis pengubahan tingkah laku dipandang efektif untuk membantu guru dalam menangani perilaku siswa secara tepat karena di dalam analisis pengubahan tingkah laku, fokus pada penerapan prinsip-prinsip teori behavioristik dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah semua guru di SDN Karangbesuki II dan III yang berjumlah 20 orang. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: Meningkatnya kemampuan guru SDN Karangbesuki II dan III dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah bervariasi, diskusi dan tugas terbimbing, lokakarya dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SDN Karangbesuki II dan III yaitu: adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan guru dalam menangani perilaku siswa secara tepat. Seluruh guru (100%) memahami pentingnya menangani perilaku siswa secara tepat. Sebagian besar guru (80%) mampu menangani perilaku siswa secara tepat. Dapat disimpulkan bahwa prinsip analisis pengubahan tingkah laku untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam menangani perilaku siswa secara tepat.
References
Alberto, P. & Troutman, A.C. (2009). Applied Behavior Analysis for Teachers. Upper Saddle River, New Jersey: Pearson Education
Cooper, O.J., Heron, E.T., & Heward, L.W. (1987). Applied Behavior Analysis. New York: Macmillan Publishing Company.
Cormer, R.J. (1992). Abnormal Psychology. New York: W.H. Freeman and Company
Djibran, A. K. S. (2017). Kepemimpinan Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Pengelolaan Konflik Peserta Didik Di Sekolah. Utile: Jurnal Kependidikan, 3(I), 27-36.
Gardner, H. (1999). Intelligence Reframed: Multiple Intelligences for The 21th Century. New York: Basic Books.
Goleman, D. (2000). Working with Emotional Intelligence, Terjemahan Alex Kantjono W. Jakarta. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Khabibah, Z. A. (2017). Peran Guru Kelas Sebagai Pelaksana Bimbingan Konseling Bagi Peserta Didik di SD Muhammadiyah 13 Surakarta. Disertasi tidak diterbitkan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Noprita, N., Rosra, M., & Mayasari, S. (2014). Kendala Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan dan Konseling. ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling), 3(3).
Santrock, J. (2012). Child Development (10th Edition). Boston: McGraw-Hill
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Arbin Janu Setiyowati, Henny Indreswari, Irene Maya Simon

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




