Pengaruh Cooperative Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik dalam Pembelajaran Informatika di Kelas 7 Sekolah Menengah Pertama
DOI:
https://doi.org/10.17977/um027v10i12025p24-30Keywords:
Cooperative Learning, Informatika, Pembelajaran Kolaboratif, Penelitian Tindakan KelasAbstract
Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan esensial dalam pembelajaran abad ke-21 khususnya dalam mata pelajaran Informatika yang menuntut analisis logis dan pemecahan masalah. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik kelas VII SMP mengalami kesulitan dalam menyusun argumen dan merancang solusi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model Cooperative Learning. Studi dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua tahapan, melibatkan 33 peserta didik sebagai partisipan. Instrumen yang digunakan meliputi tes tertulis (pre-test dan post-test) dan angket keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta didik dari 72,4 (pra-tahapan) menjadi 79,1 (tahapan pertama) dan 86,3 (tahapan kedua). Persentase peserta didik yang mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) juga meningkat dari 51,5% menjadi 90,9%. Peningkatan ini diperkuat oleh perbaikan dalam pengelolaan kelompok, tanggung jawab individu, serta interaksi positif antar peserta didik. Dengan demikian, model Cooperative Learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Informatika di tingkat SMP.References
Agustin, T., Ruhyanto, A., & Yanti, R. A. E. (2022). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Script terhadap berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. J KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 3(2), 348–358. https://doi.org/10.25157/j kip.v3i2.6166
Astuti, R. (2025, Januari 19). Efektivitas model Cooperative Learning tipe Jigsaw dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan nilai keagamaan dan kerjasama antar siswa. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 3(1), 51–59. https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jitk/article/view/1340
Aulia, T., Titin, T., & Wahyuni, E. S. (2024). Meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan model kooperatif tipe Teams Assisted Individualization di kelas VII MTs Al Muhajirin Rasau Jaya. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 4(2), 229–241. https://doi.org/10.53624/ptk.v4i2.318
Cynthia, R. E., & Sihotang, H. (2023). Melangkah bersama di era digital: pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 31712-31723. https://jptam.org/index.php/jptam/index
Facione, P. A. (2011). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts (2011 Update). Insight Assessment. 1-23
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2019). Cooperation and the Use of Technology. Cooperative Learning Center, University of Minnesota.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Kurikulum Merdeka: Buku Saku Kurikulum Merdeka. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. https://guru.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner. Victoria: Deakin University Press.
Lauren, C., & Puspasari, D. (2020). Pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran otomatisasi tata kelola kepegawaian kelas XI OTKP di SMKN 1 Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 8(1), 36–46. https://doi.org/10.26740/jpap.v8n1.p36-46
Maryono, D., & Liantoni, F. (2022). Penerapan Cooperative Learning Pada Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Informatika Ditinjau Dari Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa di SMP. Journal of Informatics and Vocational Education, 5(2). 40-47. https://doi.org/10.20961/joive.v5i2.62546
Nugraha, D., Fitriyani, L., & Supriyadi, A. (2020). Peran metode pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMP. Jurnal Pendidikan Progresif, 11(2), 123–135.
Pusat Asesmen dan Pembelajaran. (2021). Laporan hasil Asesmen Kompetensi Minimum jenjang SMP tahun 2021. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Puspitasari, R., & Herlina, E. (2021). Analisis keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran informatika. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 7(2), 104–111.
Setiawan, A., & Nugroho, R. (2021). Pentingnya berpikir kritis dalam pembelajaran informatika abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 55–62.
Seda, F. S., & Winardi, Y. (2024). Penerapan Model Stad Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Daya Juang dan Penguasaan Konsep Hidup Menggereja Pelajaran Agama Kelas V sekolah XYZ. Autentik: Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 8(2), 246-265.
Setiawan, A., & Nugroho, R. (2021). Pentingnya berpikir kritis dalam pembelajaran informatika abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 55–62. https://doi.org/10.36379/autentik.v8i2.533
Slavin, R. E. (1995). Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice (2nd ed.). Boston, MA: Allyn & Bacon.
Slavin, R. E. (2014). Cooperative learning and student achievement. Educational Leadership, 52(2), 71–74.
Syamsuddin, A., & Rahmawati, D. (2019). Implementasi cooperative learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA. Jurnal Pendidikan Inovatif, 4(3), 145–154.
Wulandari, S., Pratama, A., & Lestari, R. (2022). Pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 22–29.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Eko Hajianto Sula, Ilham Ari Elbaith Zaeni, Ronny Afrian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





