Pengaruh Ekstrakurikuler Tari Terhadap Pengetahuan Budaya Daerah Siswa SD

Authors

  • Nindya Wulan Universitas Negeri Malang
  • Muh Arafik Universitas Negeri Malang
  • Ferril Irham Muzaki Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/2549-7774.003644

Keywords:

Ekstrakurikuler tari, Pendidikan budaya lokal, Pengetahuan budaya daerah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh ekstrakurikuler tari terhadap peningkatan pengetahuan budaya daerah peserta didik SD. Kondisi pengetahuan budaya siswa yang memprihatinkan di tengah derasnya arus globalisasi menuntut pendekatan pembelajaran yang efektif. Penelitian kuantitatif jenis ex post facto ini melibatkan 36 peserta didik kelas 4 dan 5 yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari. Data dikumpulkan melalui kuesioner minat/aktivitas tari dan tes pengetahuan budaya. Hasil analisis regresi menunjukkan Ekstrakurikuler Tari memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengetahuan Budaya Daerah (R=0,783; Sig.=0,000). Koefisien determinasi (R2) menunjukkan 61,3% variasi Pengetahuan Budaya Daerah dijelaskan oleh Ekstrakurikuler Tari dengan persamaan linier sederhana Y = 15,969 + 0,344X. Temuan ini menegaskan bahwa ekstrakurikuler tari berfungsi sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman langsung yang sangat efektif dalam membentuk pengetahuan dan kesadaran budaya peserta didik.

References

Al Manik, S. K. Y. (2022). Pengaruh ekstrakurikuler tari terhadap pendidikan karakter kerja sama siswa di SDIT Al Akbar Karanggayam Srengat Blitar. Islamic Elementary School (IES), 2(2), 229–243. https://doi.org/10.55380/ies.v2i2.359

Amanda, R., Widyaningrum, A., & Wakhyudin, H. (2019). Ekstrakurikuler seni tari sebagai upaya pelestarian budaya lokal di SD Negeri Sawah Besar 02. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 6(2), 105–111.

Budi, S. (2018). Pendidikan budaya dan karakter bangsa. Gramedia.

Daryanti, F., & Sundari, R. S. (2023). Cultural implementation in dance arts extracurricular activities in elementary schools. ARTiES: International Journal of Arts and Technology in Elementary School, 1(1), 18-21.https://doi.org/10.24176/arties.v1i1.11487

Dewi, R. (2015). Peran kegiatan seni dalam pendidikan karakter siswa SD. Jurnal Pendidikan, 10(2), 123–130.

Fadhilah, A. (2020). Pembelajaran kinestetik dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa SD. Jurnal Inovasi Pendidikan.

Fajarsari, A. D. Y., Nurrochmah, S., Yunus, M., & Sugiarto, T. (2023). Hubungan motivasi siswa memilih kegiatan ekstrakurikuler olahraga dengan hasil belajar PJOK pada semester gasal 2019/2020 siswa kelas XII SMA Negeri Arjasa Jember. Sport Science and Health, 5(4), 384–401. https://doi.org/10.17977/um062v5i42023p384-401

Fitria, A. (2021). Pengembangan kurikulum ekstrakurikuler di sekolah dasar. Jurnal Kurikulum, 5(1), 45–60.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Hardianti, D. (2018). Tantangan guru dalam mengajarkan seni tari tradisional di era digital. Jurnal Seni dan Budaya.

Hidayati, N. (2020). Strategi pembelajaran tari di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Seni, 12(3), 78–85.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Permendikbud No. 62 Tahun 2014 tentang kegiatan ekstrakurikuler pada pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta. https://doi.org/10.7454/ai.v0i47.3271

Lestiana, R. D., Maruti, E. S., & Budiarti, M. (2020). Penanaman nasionalisme melalui ekstrakurikuler seni tari tradisional di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 159–172. https://doi.org/10.31326/jipgsd.v4i2.685

Liliweri, A. (2020). Prinsip-prinsip komunikasi antarbudaya. Prenadamedia Group.

Sukmadinata, N. S. (2009). Landasan psikologi proses pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Ningsih, E. (2021). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap pemahaman budaya lokal anak. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Pratiwi, D. (2018). Tari tradisional sebagai media pembelajaran multikultural. Jurnal Budaya, 7(2), 65–72.

Ramadhani, E. (2016). Nilai-nilai karakter dalam seni tari. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(1), 34–40.

Ramadani, N. (2023). Extracurricular traditional dance art in inculcating the values of tolerance and love for the homeland. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 5(1), 690–704. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v5i2.2793

Santoso, A., & Widiastuti, S. (2020). Pengaruh ekstrakurikuler tari terhadap pemahaman budaya daerah siswa. Jurnal Pendidikan Seni, 15(2), 45–60.

Santoso, S. (2018). Menguasai SPSS 25: Aplikasi untuk analisis data penelitian. PT Elex Media Komputindo.

Sari, M. (2019). Tantangan dalam pelaksanaan ekstrakurikuler seni di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 90–95. https://doi.org/10.47134/pgsd.v2i4.1917

Sedyawati, E. (2018). Pertumbuhan seni pertunjukan. Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

Supriyadi. (2018). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler terhadap keterampilan sosial siswa. Jurnal Pendidikan.

Suryani, L. (2021). Hubungan kegiatan ekstrakurikuler tari dengan pemahaman budaya daerah pada siswa SD. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(3), 101–112.

Suyanto, T. (2017). Menggali budaya lokal melalui pendidikan seni. Jurnal Pendidikan dan Seni Budaya, 9(1), 15–22.

Yuliana, N. (2017). Pengaruh ekstrakurikuler seni tari terhadap pemahaman budaya lokal siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 45–52.

Downloads

Published

03-06-2026

How to Cite

Wulan, N., Arafik, M., & Muzaki, F. I. (2026). Pengaruh Ekstrakurikuler Tari Terhadap Pengetahuan Budaya Daerah Siswa SD. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 11(3), 183–192. https://doi.org/10.17977/2549-7774.003644

Issue

Section

Articles