Pengembangan Tes Diagnostik untuk Literasi Membaca Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.17977/um027v11i12026p30-35Keywords:
Literasi membaca, Model 4D, Tes diagnostikAbstract
Penelitian ini mengembangkan Tes Diagnostik Literasi Membaca bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar sebagai alat untuk mengidentifikasi kemampuan pemahaman bacaan serta menemukan kesalahan dan miskonsepsi yang tidak terdeteksi melalui penilaian konvensional. Ruang lingkup penelitian mencakup analisis kebutuhan, penyusunan konstruk literasi membaca, validasi ahli, dan pengujian empiris butir soal. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D yang dimodifikasi, meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen diuji pada siswa kelas VI di salah satu sekolah dasar dengan jumlah responden 223 siswa. Data dianalisis menggunakan validitas isi melalui Aiken’s V, analisis item, serta konstruksi psikometrik melalui Exploratory Factor Analysis (EFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir berada pada kategori valid dengan nilai Aiken’s V ≥ 0,78, sedangkan reliabilitas internal mencapai α = 0,82, yang menunjukkan konsistensi yang baik. Uji EFA mengonfirmasi bahwa sebagian besar butir memiliki loading faktor ≥ 0,30, dengan struktur faktor yang jelas. Selain itu, analisis tingkat kesukaran dan daya pembeda menunjukkan bahwa sebagian besar item berada dalam kategori layak sehingga mampu membedakan kemampuan membaca antar siswa.References
Afflerbach, P., Cho, B. Y., & Kim, J. Y. (2015). Conceptualizing and assessing higher-order thinking in reading. Theory Into Practice, 54(3), 203–212. https://doi.org/10.1080/00405841.2015.1044367
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. New York, NY: Longman.
Ahyana, I. S., & Fihayati, Z. (2025). Efektivitas program literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 12(2), 857–866.
Anisa Ofiana. (2025). Asesmen diagnostik untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti di SMP Negeri 8 Purwokerto.
Delfianza, E., Nuraini, S. M., Studi, P., Kimia, P., & Indonesia, U. P. (2025). A systematic analysis of the development of science literacy assessment instruments in chemistry education in Indonesia from 2016 to 2024. Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia, 13(2), 103–117. https://doi.org/10.17509/jrppk.v13i2.86157
Gomes, A. N., Istiningsih, S., & Nurwahidah, N. (2024). Literasi membaca dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas IV sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(2), 497–502. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i2.8431
Nasrullah, R., & Asmarini, P. (2024). Meningkatkan literasi Indonesia melalui optimalisasi peran buku. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Salsabila, A. H., Iriani, T., & Handoyo, S. S. (2023). Penerapan model 4D dalam pengembangan video pembelajaran pada keterampilan mengelola kelas. Jurnal Pendidikan West Science, 1(8), 495–505. https://doi.org/10.58812/jpdws.v1i08.553
Setiadi, I. (2021). Empirical test of content validity and construct validity of mathematical self-efficacy scale. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10(2), 64–72. http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/jtjik
Subandiyah, H. (2015). Pembelajaran literasi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 2(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diva Trisyahbani Sutarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





