Analisis Tindak Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Tulungagung Tahun 2017

Authors

  • Peni Wahyu Agustina STKIP PGRI Tulungagung, Jalan Mayor Sujadi 7 Kedungwaru Tulungagung 66229
  • Asri Kusumaning Ratri STKIP PGRI Tulungagung, Jalan Mayor Sujadi 7 Kedungwaru Tulungagung 66229

Keywords:

anak sekolah dasar, kekerasan seksual

Abstract

Salah satu kejahatan yang kerap mengancam anak-anak adalah kekerasan seksual. Kurangnya pengetahuan anak-anak tentang seksual yang juga menyebabkan mereka mudah dibujuk agar mau melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh pelaku. Hal ini membuat anak sekolah dasar menjadi sasaran yang paling banyak diincar oleh para pelaku kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kronologi kejadian kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dasar; (2) penyebab terjadinya tindak kekerasan seksual pada anak usia sekolah dasar; (3) dampak kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berjenis studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dilakukan pada dua lembaga yang menangani kasus kekerasan seksual pada anak sebanyak lima korban. Selanjutnya hasil perolehan data dari wawancara diolah dalam bentuk deskripsi. Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman dengan teknik pengecekan keabsahan data menggunakan ketekunan pengamat dan kecukupan referensial. Hasil penelitiannya adalah: (1) pelaku kekerasaan seksual pada anak adalah orang dewasa laki-laki yang memiliki kedekatan dengan anak; (2) faktor penyebab kekerasan seksual pada anak adalah: (a) kurangnya pengawasan orang tua, (b) kurangnya perhatian dan kedekatan orang tua terhadap anak, (c) pengasuhan yang kurang seimbang, dan (d) pendidikan seks dasar anak yang sangat terbatas; dan (3) dampak kekerasan seksual dapat menyebabkan anak kesulitan berkonsentrasi dalam pelajaran, bahkan ada korban yang nilai akademiknya turun karena hal ini. Oleh karena itu, pendampingan orang tua dalam pendidikan seks dasar pada anak diperlukan sebagai langkah pencegahan anak dari bahaya kekerasan seksual.

References

Fuadi, A. (2011). Dinamika Psikologis Kekerasan Seksual: Sebuah Studi Fenomenologi. Malang: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Handayani, M. (2017). Pencegahan Kasus Kekerasan Seksual pada Anak Melalui Komunikasi Antarpribadi antar Orang tua dan Anak. Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan Balitbang Kemdikbud.

Hikmah, S. (2017). Mengantisipasi Kejahatan Seksual terhadap Anak melalui Pembelajaran “Aku Anak Berani Melindungi Diri Sendiri”: Studi di Yayasan Al-Hikmah Grobogan. Grobogan: Yayasan Al-Hikmah.

Noviana, I. (2015). Kekerasan Seksual terhadap Anak: Dampak dan Penanganannya. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Kementerian Sosial Republik.

Sugiyono. (2014). Metode Peneltian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Wahid, A., & Irfan, M. (2011). Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Seksual Advokasi Atas Hak Asasi Perempuan. Bandung: PT Refika Aditama.

Downloads

Published

30-12-2018

How to Cite

Agustina, P. W., & Ratri, A. K. (2018). Analisis Tindak Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Tulungagung Tahun 2017. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 3(2), 151–155. Retrieved from https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jktpk/article/view/4617

Issue

Section

Articles