Pengembangan Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Tematik Indahnya Negeriku untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Authors

  • Kuncahyono Kuncahyono Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
  • Sudarmiatin Sudarmiatin Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145

Keywords:

multimedia interaktif, pembelajaran tematik, siswa sekolah dasar

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk multimedia interaktif tematik yang valid, praktis, efektif, dan menarik. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model ASSURE yaitu: (1) analisis karakteristik siswa; (2) menentukan tujuan pembelajaran; (3) memilih strategi, teknologi, media, dan materi; (4) menggunakan teknologi, media, dan materi; (5) memerlukan partisipasi siswa; dan (6) menilai dan merevisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk multimedia interaktif dinyatakan valid. Hasil uji coba lapangan 87,15% sesuai dengan kriteria kepraktisan. Kemenarikan memperoleh hasil 92,6% (menarik). Berdasarkan uji t berpasangan, multimedia interaktif tematik indahnya negeriku efektif digunakan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

References

Arkün, S. & Akkoyunlu, B. (2008). A study on the development process of a multimedia learning environment according to the ADDIE model and students’ opinions of the multimedia learning environment. Interactive Educational Multimedia, 17, 1-19. Retreived 17 November 2018, from www.ub.es/multimedia/iem.

Collins, J., Hammond, M., & Wellington, J. (1997). Teaching and Learning with Multimedia. London: Routledge.

Dalal, M. (2014). Impact of Multimedia Tutorials in a Computer Science Laboratory Course–An Empirical Study. The Electronic Journal of e-Learning, 12(4).

Daryanto. (2012). Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.

Dikshit, J., Garg, S., & Panda, S. (2013). Pedagogic Effectiveness of Print, Interactive Multimedia, and Online Resources: A Case Study of IGNOU. International Journal of Instruction, 6(2).

Febriyan, I., Santyasa, I. W., & Tege, I M. (2014). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Self Regulated Learning dengan Model ADDIE untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya bagi Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Mendoyo. e-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, 4(1).

Fogarty, R. (1991). The Mindful School: How To Integrate The Curricula. New York: IRI/Skylight Publishing.

Gunawan, I. (2016). Manajemen Kelas. Malang: Penerbit UM Press, Universitas Negeri Malang.

Gunawan, I. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Lesson Study di Perguruan Tinggi (Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik). Malang: Universitas Negeri Malang, Penerbit UM Press.

Gunawan, I., & Sulistyoningrum, R. T. (2013). Menggali Nilai-nilai Keunggulan Lokal Kesenian Reog Ponorogo Guna Mengembangkan Materi Keragaman Suku Bangsa dan Budaya pada Matapelajaran IPS Kelas IV Sekolah Dasar. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 3(1), 50-87.

Gunawan, I., Wardani, A. D., & Thohari, A. (2008). Hubungan Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Model TGT (Teams, Game, and Tournament) Guru Mata Pelajaran Fisika dengan Tingkat Pemahaman dan Motivasi Belajar Siswa SMA Se-Kota Malang. (Unpublished Laporan penelitian), Dirjen Dikti Kemdiknas, Jakarta, Indonesia.

Jusuf, H. (2009). Perancangan Aplikasi Sistem Ajar Tematik Berbasis Multimedia. Jurnal Artificial, ICT Research Center UNAS, 3 (1).

Kusumaningrum, D. E., Arifin, I., & Gunawan, I. (2017). Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013. Abdimas Pedagogi, 1(1), 16-21.

Leow, F. T. (2014). Interactive Multimedia Learning: Innovating Classroom Education in A Malaysian University. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 13(2).

Lingin, S. S. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Geografi. Jurnal Teknologi Pendidikan PPs Universitas Negeri Medan, 5(1).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan. 2014. Jakarta: Kemdikbud.

Milovanoviü, M., & Obradoviü, M. C. J. (2013). Application of Interactive Multimedia Tools in Teaching Mathematics – Examples of Lessons from Geometry. TOJET: The Turkish Online Journal of Educational Technology, 12(1), 19-31.

Mishra, S., & Ramesh, C. S. (2005). Interactive Multimedia in Education and Training. United States of America: Idea Group Publishing (an imprint of Idea Group Inc.).

Mursidik, E. M., Tryanasari, D., & Gunawan, I. (2013). Pengembangan Buku Pedoman Microteaching Berbasis Lesson Study Prodi PGSD FIP IKIP PGRI MADIUN. Jurnal Pendidikan, 19(1), 1-26.

Nieveen, N. (1999). Prototyping to reach product quality. In Design approaches and tools in education and training (pp. 125-135). Springer, Dordrecht.

Pariartha, G. M. A., Parmiti, D. P., & Sudatha, I. G. W. (2013). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif pada Mata Pelajaran IPA untuk Siswa Kelas VIII Semester 1 Di SMP Negeri 3 Singaraja Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikan Undiksha, 1(2).

Prastowo, A. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Tematik Panduan Lengkap Aplikatif. Yogyakarta: Diva Press.

Smaldino, S. E., Lowther, D. L., & Russell, J. D. (2008). Teknologi Pembelajaran dan Media untuk Belajar. Terjemahan oleh Arif Rahman. 2011. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta.

Vaughan, T. (2011). Multimedia: Making it Work Eighth Edition. New York: McGraw-Hill Companies Inc.

Downloads

Published

30-12-2018

How to Cite

Kuncahyono, K., & Sudarmiatin, S. (2018). Pengembangan Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Tematik Indahnya Negeriku untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 3(2), 156–163. Retrieved from https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jktpk/article/view/4626

Issue

Section

Articles