Pemberdayaan Laskar Anak Pekerja Migran melalui Program Nayanika sebagai Digitalisasi Wisata Alam Pantai Kondang Bandung Donomulyo, Malang
DOI:
https://doi.org/10.17977/um050v7i22024p147-160Keywords:
Pemberdayaan, Digitalisasi, Laskar Anak Pekerja Migran, empowerment, digitalizationAbstract
Abstract: Purwodadi Village, Donomulyo Subdistrict, Malang Regency, is one of the largest contributors of migrant workers in East Java. This phenomenon has caused children left behind to exhibit deviant behaviors, drop out of school, and face challenges in finding employment. Laskar Anak Pekerja Migran (LAPM) is a group of children from migrant worker families focused on recording data on migrant workers’ children every three months and gathering to play with gadgets. The LAPM area also has untapped natural tourism potential, particularly Kondang Bandung Beach, which remains underdeveloped with limited facilities and low public recognition. To address these issues, the Nayanika Program was proposed to empower LAPM and digitize tourism at Kondang Bandung Beach. The program aims to: (1) design an empowerment program for LAPM, (2) implement the Nayanika Program, and (3) evaluate its impact on LAPM’s transformation. It follows four stages: preparation, implementation, closure, and reporting. The outcomes of the community service activities include (1) the Nayanika Program includes Nayanika Craft, Nayanika Edu, Nayanika Tech, and Nayanika Fest; (2) the implementation of the Nayanika program in the form of socialization-education from Nayanika Craft, Edu, Tech, and Fest. (3) the creation of awareness, knowledge and skills of LAPM in managing natural tourism, structuring tourist facilities, managing social media @kondangbandung_beach and the Nayanika application for branding Kondang Bandung Beach, creating Nayanika agents and guidebooks to ensure sustainability. This program successfully overcomes the main problems of partners by presenting a series of productive activities that have a positive impact on LAPM and the natural tourism potential of Kondang Bandung Beach.
Abstrak: Desa Purwodadi, Donomulyo, Kabupaten Malang merupakan salah satu penyumbang pekerja migran terbanyak di Jawa Timur. Fenomena ini menyebabkan anak yang ditinggalkan mengalami perilaku menyimpang dan berdampak hingga putus sekolah serta tidak mendapat Pekerjaan. Laskar Anak Pekerja Migran (LAPM) merupakan kelompok anak keluarga pekerja migran dengan fokus kegiatan pencatatan anak pekerja migran setiap tiga bulan sekali dan berkumpul untuk bermain gadget. Di samping itu tempat tinggal LAPM memiliki potensi wisata alam yang bisa dikembangkan yaitu Pantai Kondang Bandung. Namun Pantai ini belum terkelola dengan baik, fasilitas terbatas, dan belum dikenal masyarakat luas. Berdasarkan masalah dan potensi wisata alam tersebut menghadirkan solusi berupa Pemberdayaan LAPM melalui Program Nayanika sebagai Digitalisasi Wisata Alam Pantai Kondang Bandung. Program Nayanika menyelesaikan permasalahan mitra yaitu minimnya aktivitas produktif LAPM. Program Nayanika bertujuan (1) menyusun program pemberdayaan LAPM; (2) menerapkan program Nayanika; dan (3) mengevaluasi dampak penerapan program terhadap perubahan mitra. Program dilaksanakan melalui tahapan 4P yaitu persiapan, pelaksanaan, penutupan, dan penyusunan laporan. Hasil kegiatan pengabdian terdiri dari (1) Program Nayanika meliputi Nayanika Craft, Nayanika Edu, Nayanika Tech, dan Nayanika Fest; (2) terlaksananya program Nayanika berupa sosialisasi-Edukasi dari Nayanika Craft, Edu, Tech, dan Fest.; (3) terciptanya kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan LAPM dalam mengelola wisata alam, penataan fasilitas wisata, pengelolaan media sosial @kondangbandung_beach dan aplikasi Nayanika untuk branding Pantai Kondang Bandung, terbentuk Nayanika agent dan buku pedoman guna keberlanjutan program Nayanika. Program ini berhasil mengatasi masalah utama mitra dengan menghadirkan serangkaian kegiatan produktif yang berdampak positif terhadap LAPM dan potensi wisata alam Pantai Kondang Bandung.
References
BPS. (2021). TKI Kabupaten Malang Menurut Negara Penempatan Tahun 2016-2020. URL: https://malangkab.bps.go.id/subject/6/tenaga-kerja.html. Diakses tanggal 12 Oktober 2023.
Donomulyo. (2022). Pantai Kondang Bandung. URL:https://donomulyo.malangkab.go.id/pd/page/detail?title=purwodadi-donomulyo-pantai-kondang-bandung. Diakses tanggal 15 November 2023.
Dwiningwarni, S. S., & Mulyati, T. (2019). Kebijakan Pemberdayaan Mantan TKW untuk Mengentaskan Kemiskinan Di Tulungagung. Seminar Nasional Ekonomi Dan Bisnis (Vol. 1, pp. 63-70). STIE PGRI Dewantara Jombang.
Firman, T. (2018). Mi’ut Turun-Naik Gunung demi Mendidik Anak-Anak Buruh Migran.URL:https://Tirto.Id/Miut-Turun-Naik-Gunung-Demi-Mendidik-Anak-Anak-Buruh-Migran-CPzG . Diakses tanggal 29 Oktober 2023.
Gundana. (2022). Wisata Pantai Kondang Bandung Donomulyo. https://www.indonesiabagoes.com/wisata-pantai-kondang-bandung- donomulyo/. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.
Kaharap, Y., Saragih, O. K., Elia, A., Widen, K., Sontoe, S., Silalahi, J. N., Atem., Batubara, M. Z, Fauzi, M. Z. L. (2023). Sosialisasi Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal melalui Standar CHSE (Cleanlines, Health, Safety, Environtment Sustainibility) di Desa Bahu Palawa. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(3): 286-292.
Kouk, A. R., & Adi, P. (2019). Keputusan Warga Negara Indonesia untuk Bekerja di Luar Negeri. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Pendidikan 31 Desember 2019, pp. 98-101.
Muliawanti, L., & Susanti, D. (2020). Digitalisasi Destinasi sebagai Strategi Pengembangan Promosi Pariwisata di Kabupaten Magelang. Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 3(02): 135–143.
Murti, D. C. W., Kusumastuti, Z. R., Handoko, V. S., & Wijaya, A. B. M. (2022). Peningkatan Digitalisasi Pariwisata di Wilayah Desa Purwoharjo, Kulon Progo. Jurnal Atma Inovasia. 2(1): 14-19.
Nurhidayati, S. E., & Fandeli, C. (2012). Penerapan Prinsip Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Agrowisata di Kota Batu, Jawa Timur. Jejaring Administrasi Publik. 4(1): 36-46.
Nuria, H., Magfirah, S., & Muhammad, I. (2023). Digitalisasi Pariwisata di Desa Ake Bay, Pulau Maitara. Madaniya. 4(3): 1223-1229.
Pratama, W. (2023). 8000 Pekerja Migran Asal Jatim Berangkat ke Mancanegara per Maret 2023. URL:https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/8000 -pekerja-migran-asal-jatim-berangkat-ke-mancanegara-per-maret-2023/. Diakses tanggal 3 November 2023.
Pribadi, T. I., Suganda, D., & Saefullah, K. (2021). Pariwisata Berbasis Masyarakat dan Dampaknya Terhadap Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan: Tinjauan Pustaka. Jurnal Sosial dan Sains. 1(2). 107-114.
Septiani, U. W., & Kewuel, H. K. (2021). Wes Koyo Anakku Dewe: Pengasuhan Anak Pekerja Migran (APM) Oleh Kerabat di Desa Purwodadi, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Kusa Lawa. 1(2): 1–18.
Setiawan, H., & Shaadikin, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Community Based Tourism (CBT) dalam Mewujudkan Desa Wisata Di Desa Sombu Kec. Wangi-Wangi Kab. Wakatobi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkarya. 1(02), 7-14.
Supriyatno, H. (2023). Destinasi Wisata Pantai Kondang Bandung , Belum banyak Diketahui Wisatawan. https://www.harianbhirawa.co.id/destinasi-wisata-pantai-kondang-bandung-belum-banyak-diketahui-wisatawan/. Diakses tanggal 25 Oktober 2023.
Syafiqah, K., K., Aprilia, D., Maharani, F. (2022). Implementasi Konsep Community Based Tourism dalam Mendukung Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan pada Destinasi Sanghyang Kenit di Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Pecinta Alam dan Lingkungan. 1(2): 1-18.
Tio. (2023). Pantai Kondang Bandung Pantai Pasir Besi yang Eksotis. URL:https://literaturnegeri.id/pantai-kondang-bandung. Diakses tanggal 20 Oktober 2023.
Utami, V. Y., Yusuf, S. Y. M., & Mashuri, J. (2022). Penerapan Community Based Tourism dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat. TheJournalish: Social and Government. 3(3), 219-226.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Linka Latifany Falasifa Reidana, Dinda Putri Abadi, Dea Difana Agustin, Tri Mulyati Puspita Sari, Nur Mukhammad Khilmi, Muslihati Muslihati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




