Sinergisme Komunitas dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Tengah Pandemi

Authors

  • Fathurrahman Fathurrahman Universitas Islam Lamongan, Jl Veteran 53A Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, 62211, Indonesia
  • M. Saunan Al Faruq Universitas PGRI Adi Buana Kampus Lamongan, Jl. Sunan Giri No. 35 Kabupaten Lamongan, Jawa Timur

Keywords:

peran, komunitas, pendidikan, pandemi

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari tentang peran serta komunitas dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Lamongan. Pengumpulan data dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik wawancara dalam Focus Group Discussion (FGD). Diskusi yang dilakukan bersama dengan komunitas literasi, pendidikan dan sosial menghasilkan temuan bahwa: (1) beberapa kegiatan yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan selama pandemi berupa ajakan (persuasive) maupun kegiatan yang didasarkan pada hasil analisis kondisi lingkungan sekitar (grass roots problem), dan (2) sinergitas antar komunitas mampu memberikan sumbangsih berupa pemikiran dan tindakan sebagai solusi pembelajaran yang dilakukan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

References

Blankson, L. K., & Ntuli, E. (2014). Practical Aplication and Experience in K-20 Blended Learning Environment. United State of America: IGI Global.

BPS. (2020). Lamongan dalam Angka. Retrieved from Badan Pusat Statistik website: http://lamongankab.bps.go.id

Century Learning 21st. (2019). Framework for 21st Century Learning Definitions. 1–9.

Chaterine, R. N. (2020). Survei KPAI-FSGI: 56% Guru Keluhkan Kuota Internet Saat Belajar di Rumah. Retrieved from https://news.detik.com/berita/d-4994654/survei-kpai-fsgi-56-guru-keluhkan-kuota-internet-saat-belajar-di-rumah

CNN Inonesia. (2020). Survey KPAI: Guru tak Interaktif selama Belajar dari Rumah. Retrieved from Nasional website: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200427160228-20-497716/survei-kpai-guru-tak-interaktif-selama-belajar-dari-rumah

Dewantoro. K. H. (1977). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.

Fathurrahman, Sidi, A., Al Faruq, M. S., & Lina. (2020). Relasi Sekolah dengan Masyarakat: Konteks Partisipasi dan Tantangan Global. Prosiding SNasPPM.

Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas (Pedagogy of Opressed). Yogyakarta: LP3ES.

Kemdikbud. (2020). Jumlah Satuan Pendidikan (Sekolah) Per Kabupaten/Kota. Retrieved from https://referensi.data.kemdikbud.go.id/.

Krueger, R. A. (1998). Focus Groups: A Practical Guide for Applied Research. California: Sage Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. Caifornia: Sage Publications.

Normina. (2016). Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan. Ittihad Jurnal Kopertis Wilayah XI Kalimantan, 14(26), 71–85.

Paramita, A., & Kristiana, L. (2013). Teknik Focus Group Discussion dalam Penelitian Kualitatif. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16(2), 117–127.

Suryani, N. (2020). Seminar Nasional Manajemen Pendidikan Unesa 2020.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. , (2003).

UNESCO. (2014). Sustainable Development Begins with Education: How Education Can Contribute to The Proposed Post-2015 Goals. Paris: UNESCO.

Warpala, I. W. S. (2019). Pembelajaran Kontekstual: Sebuah Inovasi Penerapan Pendidikan Multikultural dan Belajar untuk Penemuan. Media Edukasi, 3(1).

Wiedarti, P., Kisyani, L., Pratiwi, R., & Sofie D. (2016). Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Downloads

Published

30-12-2021

How to Cite

Fathurrahman, F., & Al Faruq, M. S. (2021). Sinergisme Komunitas dalam Penyelenggaraan Pendidikan di Tengah Pandemi. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 6(2), 53–60. Retrieved from https://journal-fip.um.ac.id/index.php/jktpk/article/view/4574

Issue

Section

Articles