Teknik Restrukturisasi Kognitif dan Problem Based Coping untuk Menurunkan Stres Akademik Siswa: Studi Komparatif
Keywords:
teknik restrukturisasi kognitif, problem based coping, stres akademik siswaAbstract
Di masa remaja, tidak sedikit remaja merasa banyak dihadapkan oleh tuntutan dan perubahan cepat yang menyebabkan mereka mengalami stres akademik. Teknik penanganan untuk mengatasi dan mereduksi stres akademik yang dipilih adalah teknik restrukturisasi kognitif dan problem based coping. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan teknik restrukturisasi kognitif dan problem based coping untuk menurunkan stres akademik siswa. Analisis statistik nonparametrik yang digunakan adalah wilcoxon signed ranks test menunjukkan bahwa teknik restrukturisasi kognitif dan problem based coping sama-sama efektif untuk menurunkan stres akademik siswa. Namun setelah dianalisis menggunakan mann-whitney u-test diperoleh hasil bahwa ada perbedaan teknik restrukturisasi kognitif dan problem based coping dalam menurunkan stres akademik siswa.
References
ABKIN, A. B. dan K. (2007). Penataan Pendidikan Profesional Konselor dan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal (Naskah Akademik). Bandung: ABKIN.
Carver, C. S., Scheier, M. F., & Weintraub, J. K. (1989). Assessing coping strategies: a theoretically based approach. Journal of Personality and Social Psychology, 56(2), 267.
Desmita. (2013). Psikologi perkembangan. PT Remaja Rosdakarya.
Dobson, D., & Dobson, K. S. (2018). Evidence-based practice of cognitive-behavioral therapy. Guilford Publications.
Gunawan, I. (2016). Metode penelitian kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2012). Revisi Taksonomi Bloom Ranah Kognitif: Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, Dan Asesmen. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, (1), 98–117. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2007.02.007
Gunawan, I., Suraya, S. N., & Tryanasari, D. (2017). Hubungan Kemampuan Berpikir Kreatif Dan Kritis Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Pada Matakuliah Konsep Sains Ii Prodi Pgsd Ikip Pgri Madiun. Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 4(01), 10–40. https://doi.org/10.25273/pe.v4i01.304
Gusniarti, U. (2002). Hubungan antara persepsi siswa terhadap tuntutan dan harapan sekolah dengan derajad stress siswa sekolah plus. Psikologika:(13), 53–68.
Hadi, S., Gunawan, I., dan Dalle, J. (2018). Statistika Inferensial: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.
Hardika, H., Aisyah, E. N., & Gunawan, I. (2018). Facilitative Learning to Improve Student Learning Creativity. In 3rd International Conference on Educational Management and Administration (CoEMA 2018). Atlantis Press.
Indrawsari, P. (2012). Modifikasi Kognitif Perilaku untuk Meningkatkan Self Esteem Remaja (dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif, Visualisasi, dan Memperbaiki Penampilan Diri). Tesis. Universitas Indonesia.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer publishing company.
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2007). Human development. McGraw-Hill.
Sarafino, E. P. (2006). Health psychology, biopsychosocial interactions. John willey & sons. Inc, New York.
Sultoni, S., Gunawan, I., & Sari, D. N. (2018). The Internalization of Character Values to Students : A Descriptive Study. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 285(4th ICET 2018), 169–171. Retrieved from https://www.atlantis-press.com/proceedings/icet-18/55909443
Taufik, T., & Ifdil, I. (2018). Kondisi Stres Akademik Siswa SMA Negeri di Kota Padang. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1(2), 143. https://doi.org/10.29210/12200
Yahav, R., & Cohen, M. (2008). Evaluation of a Cognitive-Behavioral Intervention for Adolescents. International Journal of Stress Management, 15(2), 173–188. https://doi.org/10.1037/1072-5245.15.2.173
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





