Efektivitas Konseling Kelompok Realita Teknik Kontrak Perilaku untuk Mereduksi Bullying Verbal pada Murid SMA

Authors

  • Adine Septa Afiifah Universitas Negeri Malang
  • M. Ramli Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/2549-7774.005433

Keywords:

Bullying verbal, Konseling kelompok, Kontrak perilaku, SMA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok realitas dengan teknik kontrak perilaku dalam mereduksi perilaku bullying verbal pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah enam siswa kelas XII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat perilaku bullying verbal siswa. Instrumen penelitian menggunakan skala perilaku bullying verbal yang diadaptasi dari penelitian Agung Kurniawan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor perilaku bullying verbal dari 57,00 pada saat pretest menjadi 23,83 pada saat posttest. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -2,264 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,024 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, konseling kelompok realitas dengan teknik kontrak perilaku terbukti efektif dalam mereduksi perilaku bullying verbal pada siswa SMA.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Corey, G. (2012). Theory and practice of group counseling (8th ed.). Brooks/Cole.

Corey, G. (2017). Theory and practice of group counseling (10th ed.). Cengage Learning.

Fitriani, A., et al. (2023). Program anti-bullying dalam meningkatkan karakter siswa. Jurnal Pendidikan.

Gini, G., Pozzoli, T., & Hymel, S. (2015). Moral disengagement among children and youth: A meta-analytic review of links to aggressive behavior. Aggressive Behavior, 41(1), 56–68. https://doi.org/10.1002/ab.21502

Glasser, W. (1998). Choice theory: A new psychology of personal freedom. HarperCollins.

Hymel, S., & Swearer, S. M. (2015). Four decades of research on school bullying. American Psychologist, 70(4), 293–299. https://doi.org/10.1037/a0038928

Juniati. (2024). Efektivitas konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku dalam menurunkan bullying verbal siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling.

Katadata. (2025). Statistik kekerasan di lingkungan pendidikan Indonesia. https://databoks.katadata.co.id

Kazdin, A. E. (2013). Behavior modification in applied settings (7th ed.). Waveland Press.

Kurniawan, A. (2022). Hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying siswa di MTs Negeri 1 Malang [Skripsi]. https://doi.org/10.31602/jmbkan.v7i2.3420

Modecki, K. L., Minchin, J., Harbaugh, A. G., Guerra, N. G., & Runions, K. C. (2014). Bullying prevalence across contexts: A meta-analysis measuring cyber and traditional bullying. Journal of Adolescent Health, 55(5), 602–611. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2014.06.007

Noviandari, H., et al. (2022). Perilaku bullying pada siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Pusat Informasi Kriminal Nasional Polri. (2024). Data kasus perundungan di Indonesia.

Rahmawati, D. (2024). Efektivitas konseling realita dalam mengurangi perilaku bullying. Jurnal Konseling.

Ramli, M., Hidayah, N., Saputra, N. M. A., & Hanafi, H. (2023). Peningkatan kompetensi self-help konseling realita berbasis online. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. https://doi.org/10.59431/ajad.v3i2.181

Ramli, M., Saputra, N. M. A., & Muhayani, U. (2024). Cultural intelligence profile of junior high school counsellors and its implication on multicultural counseling. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 9(1), 47–54. https://doi.org/10.17977/um001v9i12024p47-54

Savitri, L. L., Ramli, M., & Multisari, W. (2023). Keefektifan konseling kelompok cognitive behavioral dengan teknik self-talk untuk mengurangi kecemasan mahasiswa. Buletin Konseling Inovatif, 3(1), 37–44. https://doi.org/10.17977/um059v3i12023p37-44

Sejiwa. (2008). Bullying: Mengatasi kekerasan di sekolah dan lingkungan sekitar anak. Grasindo.

Sucipto. (2012). Bullying dan penanganannya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Thornberg, R. (2015). The social dynamics of school bullying. Nordic Psychology, 67(2), 90–112.

Tiasari, Thahir, & Sugiharta. (2024). Penerapan behavior contract untuk mengurangi bullying verbal siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling.

UNESCO. (2019). Behind the numbers: Ending school violence and bullying. UNESCO.

Widada, W., & Ramli, M. (2018). Identifikasi kecerdasan emosional mahasiswa calon guru bimbingan dan konseling. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 2(2), 39–47. https://doi.org/10.20961/jpk.v2i2.14998

Yalom, I. D., & Leszcz, M. (2005). The theory and practice of group psychotherapy (5th ed.). Basic Books.

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In Handbook of self-regulation (pp. 13–39). https://doi.org/10.1016/B978-012109890-2/50031-7

Downloads

Published

02-07-2026

How to Cite

Afiifah, A. S., & Ramli, M. (2026). Efektivitas Konseling Kelompok Realita Teknik Kontrak Perilaku untuk Mereduksi Bullying Verbal pada Murid SMA. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 12(1), 20–27. https://doi.org/10.17977/2549-7774.005433

Issue

Section

Articles