Kontribusi Penerimaan Diri terhadap Perilaku Self Injury Siswa Sekolah Menengah Pertama

Authors

  • Hasna Widya Ni’am Universitas Negeri Malang
  • Arbin Janu Setiyowati Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.17977/2549-7774.005131

Keywords:

Penerimaan diri, Perilaku self injury, Siswa

Abstract

Individu yang mengalami kesulitan dalam menerima keadaan diri merupakan salah satu faktor munculnya perilaku self injury. Perlunya pengenalan diri yang baik secara menyeluruh agar individu mampu menerima diri secara utuh dan apa adanya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjukkan adanya pengaruh penerimaan diri terhadap perilaku self injury. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 18 Malang, dengan jumlah sampel sebanyak 90 siswa yang ditentukan melalui teknik simple random sampling dari 32 kelas. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis yang mengukur penerimaan diri sebanyak 28 item dan perilaku self injury sebanyak 26 item. Penelitian ini dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan hasil menyatakan adanya pengaruh signifikan antara penerimaan diri dengan perilaku self-injury, dengan persentase sebesar 43,6%.

References

Ardilla, F., & Herdiana, I. (2013). Penerimaan diri pada narapidana wanita. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2(1).

Aulina, M. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku self-injury pada mahasiswa usia dewasa awal [Skripsi, Universitas Semarang]. Diunduh dari https://eskripsi.usm.ac.id/

Bernard, M. E. (2013). The strength of self-acceptance: Theory, practice and research. Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-6806-6

Coopersmith, S. (2007). The antecedents of self-esteem. Consulting Psychologists Press.

Florentina, R. S. (2008). Hubungan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial siswa kelas VIII SMP Santa Maria Fatima. Jurnal Psiko-Edukasi, 6, 21–33.

Gialin, K. H. (2024). Hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada mahasiswa akhir Fakultas Psikologi di Universitas Medan Area [Skripsi, Universitas Medan Area]. Diunduh dari https://repositori.uma.ac.id/

Gunawan, F. M., Nadhirah, N. A., & Saripah, I. (2024). Profil penerimaan diri remaja pengguna media sosial. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.20961/jdc.v8i1.82516

Hilt, L. M., Cha, C. B., & Nolen-Hoeksema, S. (2008). Nonsuicidal self-injury in young adolescent girls: Moderators of the distress-function relationship. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 76(1), 63–71. https://doi.org/10.1037/0022-006X.76.1.63

Humphreys, K. D., Risner, W., Hicks, J., & Mayer, M. (2015). Non-suicidal self-injury: Cutting through the pain [Manuskrip tidak diterbitkan].

Humphreys, K. D., Risner, W., Hicks, J., & Mayer, M. (2015, November 5). Non-suicidal self-injury: Cutting through the pain [Makalah konferensi]. Texas Counseling Association Conference, Corpus Christi, TX.

Hurlock, E. B. (1993). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Husaini, R. (2024). Penerimaan diri sebagai landasan kesehatan mental. Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, 8(9).

Insani, S. M., & Savira, S. I. (2023). Studi kasus: Faktor penyebab perilaku self harm pada remaja perempuan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 439–454.

Kanan, L., & Finger, J. (2005). Self injury: Awareness and strategies for school mental health providers.

Klonsky, E. D. (2007). Self-injury: A research review for the practitioner. Journal of Clinical Psychology, 63(11), 1045–1056. https://doi.org/10.1002/jclp.20412

Linehan, M. M. (1993). Cognitive-behavioral treatment of borderline personality disorder. The Guilford Press.

Martinson, D. (1999). Self injury fact sheet. Amazon.

Nurviana, E. K., dkk. (2010). Penerimaan diri pada penderita epilepsi. Diunduh pada 3 Oktober 2024.

Oktaviani, M. A. (2019). Hubungan penerimaan diri dengan harga diri pada remaja pengguna Instagram. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(4), 549–556. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4832

Prastuti, I. Y., Purwoko, B., & Hariastuti, R. T. (2019). Overview of self-esteem in adolescent behavior that do self-injury: Case studies. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 6(3), 1017. https://doi.org/10.18415/ijmmu.v6i3.926

Pratama, P., & Widiasavitri, P. (2024). Pengalaman remaja Bali yang melakukan perilaku self-injury. Journal of Comprehensive Science, 3(9), 4339–4352. https://doi.org/10.59188/jcs.v3i9.979

Purnawan, R. A., & Situmurang, N. Z. (2021). Peranan regulasi emosi, kontrol diri, dan penerimaan diri terhadap perilaku agresif siswa SMP di Yogyakarta. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 5(1), 205–212. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v5i1.10777

Putri, A. R. H., & Rahmasari, D. (2021). Disregulasi emosi pada perempuan dewasa awal yang melakukan self injury. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(6), 1–16. https://doi.org/10.26740/cjpp.v8i6.41524

Putri, R. N., & Nusantoro, E. (2020). Pengaruh harga diri terhadap kecenderungan perilaku self injury pada siswa SMP Negeri di Kecamatan Tembalang tahun pelajaran 2019/2020. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2), 139–151. https://doi.org/10.22373/je.v6i2.6324

Ritung, O. P., & Soetikno, N. (2017). Hubungan antara penerimaan diri dengan perilaku agresi pada remaja di sekolah menengah pertama. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 1(2), 24–31. https://doi.org/10.24912/jmishumsen.v1i2.930

Romas, M. Z. (2017). Self injury remaja ditinjau dari konsep dirinya. Jurnal Psikologi, 8(1), 40–51.

Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069

Ryff, C. D., & Singer, H. B. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39. https://doi.org/10.1007/s10902-006-9019-0

Salsabilla, S. S., & Maryatmi, A. S. (2023). Hubungan antara self esteem dan self acceptance dengan kecenderungan body dysmorphic pada remaja putri di SMA BPS&K 1 Jakarta. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif, 3(1), 11–21.

Santoso, D. B. (2022). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Elang Mas.

Sembiring, K. A., & Mustikasari, M. (2024). Tingkat kecemasan, perilaku self-harm, dan mekanisme koping mahasiswa yang menjalani objective structured clinical examination (OSCE). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 8(3), 156. https://doi.org/10.32419/jppni.v8i3.523

Shalsabilla, R. C. P., Pratikto, H., & Aristawati, A. R. (2023). Self injury pada dewasa awal: Bagaimana peranan self awareness? Journal of Psychological Research, 2(4).

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. CV Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supraktiknya, A. (2019). Tinjauan psikologis: Komunikasi antarpribadi. Kanisius.

Sutton, J. (2007). Healing the hurt within (3rd ed.): Understand self-injury and self-harm, and heal the emotional wounds. Hachette UK.

Walsh, B. (2007). Clinical assessment of self-injury: A practical guide. Journal of Clinical Psychology, 63(11), 1057–1068. https://doi.org/10.1002/jclp.20413

Walsh, B. W. (2006). Treating self-injury: A practical guide. The Guilford Press.

Whitlock, J., dkk. (2006). Self-injurious behaviors in a college population. Pediatrics, 117(6), 1939–1948. https://doi.org/10.1542/peds.2005-2543

Winarsih, M., Nasution, E. S., & Ori, D. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri orangtua yang memiliki ABK di SLB Cahaya Pertiwi Kota Bekasi. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 4(2), 72–83.

Wulandari, R. R., Fitriah, A., & Marsha, G. D. (2024). Pengaruh kebermaknaan hidup terhadap perilaku self harm pada remaja. Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling, 4(2), 1–14.

Downloads

Published

22-05-2026

How to Cite

Ni’am, H. W., & Setiyowati, A. J. (2026). Kontribusi Penerimaan Diri terhadap Perilaku Self Injury Siswa Sekolah Menengah Pertama. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 11(4), 204–211. https://doi.org/10.17977/2549-7774.005131

Issue

Section

Articles